<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32359">
 <titleInfo>
  <title>Efektifitas Pendidikan kesehatan individu melalui home visit dan penyuluhan kelompok  terhadap perilaku perawatan diri pasien diabetes militus tipe2  di puskesmas situ kabupaten sumedang</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Saltar, La Ode</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv, 118 hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Diabetes Melitus adaJah penyakit kronis dengan tingkat prevalensi yang &#13;
tinggi di dunia dan meningkatkan kematian bagipenderitanya. Diabetic Self &#13;
Management Education (DSME) mempakan komponen penting dari perawatan &#13;
diabetes, bertujuan untuk: mengoptimalkan perilaku perawatan diri, serta membuat &#13;
perubahan gaya bidup yang diperlukan untuk mencapai keberhasilan mengelola &#13;
penyakit diabetes.. Pendidikan diabetes dapat diberikan dengan berbagai &#13;
pendekatan diantaranya individu melalui kuniungan rumah dan kelompok. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektifitas pendidikan kesehatan &#13;
individu melalui kunjungan rumah dan penyuluhan kelompok terhadap perilaku &#13;
perawatan diri diabetes pada pasien Diabetes Melitus tipe 2. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan pendekatan &#13;
pre test and post test two group design. Sebanyak: 57 responden yang terdiagnosis &#13;
DM tipe 2 dibagi dalam dua kelompok perlakuan tanpa dilakukan randomisasi, &#13;
yaitu kelompok pendidikan kesehatan individu melalui home visit (n= 30) dan &#13;
penyuluhan kelompok diberikan di puskesmas (n= 27). Responden pada &#13;
kelompok pendidikan kesehatan individu di rumah menerima pendidikan &#13;
manajemen diri diabetesdari perawat puskesmas, sekali seminggu selama tiga &#13;
minggu dan kelompok penyuluhan kelompok menerima pendidikan diabetes di &#13;
Puskesmas dari perawat se1ama dua kali pertemuan dengan durasi 60 menit setiap &#13;
kali pertemuan. Perilaku perawatan diri diabetes diukur dengan instrumen The &#13;
Summary Diabetes Self Care Activity (SDSCA) yang dimodifikasi oleh peneliti, &#13;
mencakup: aktifitas fisik, diet, pemeriksaan guladarah, pengobatan, mengurangi &#13;
komplikasi, pemecahan masalah dan adaptasi psikososial. Perubahan perilaku &#13;
diukur setelah empat minggu intervensi awal. &#13;
&#13;
Skor rerata perilaku perawatan diri diabetes pada kelompok pendidikan &#13;
kesebatan individu melalui home visit meningkat dari 25,28 (SD= 5,39) sebelum &#13;
intervensi menjadi 30,24 (SD= 5,09) setelah intervensi (p= O,OO),dan penyuluhan &#13;
kelompok dari 28,06 (SD= 6,25) sebelum intervensi meningkat menjadi 32,87 &#13;
(SD= 4,01) setelah intervensi (p= 0,00). Hasil uji t independen dari penghitungan &#13;
gain scores menunjukan tidak: ada perbedaan yang bermakna selisih mean &#13;
perawatan diri diabetes antara kedua kelompok sesudah intervensi (p= 0,88). &#13;
Intervensi pendidikan kesehatan individu melalui home visit meningkatkan skor &#13;
perilaku perawatan diri sebesar 0,95 simpangan bak:u, sedangkan intervensi &#13;
penyuluhan kelompok meningkatkan skor sebesar 0,92 simpangan baku. &#13;
&#13;
Pendidikan kesehatan individu melalui kunjungan rumah dan penyuluhan &#13;
kelompok memiliki efektifitas yang sama untuk meningkatkan perilaku perawatan &#13;
. diri pada pasien DM tipe 2.</note>
 <note type="statement of responsibility">Saltar, La Ode</note>
 <subject authority="">
  <topic>DM tipe 2, home visit, pendidikan kesehatan indivi</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 Sal e</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Sal e/R.22.209</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700136</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.209)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Sal e/R.22.209</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32359</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-11 08:32:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>