Detail Cantuman

Image of Perbedaan skor apache II antara pasien kritis yang [pindah ruangan dengan yang meninggal di ruang general intensive care unit rsup hasan sadikin bandung

 

Perbedaan skor apache II antara pasien kritis yang [pindah ruangan dengan yang meninggal di ruang general intensive care unit rsup hasan sadikin bandung


Tingginya kejadian mortalitas sebagai indikator outcome klinik di unit
perawatan intensif merupakan masalah yang umum ditemukan. Salah satu ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700096610.73 Tri p/R.22.240Perpustakaan Pusat (REF.240)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Tri p/R.22.240
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 92 hlm,; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Tri p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tingginya kejadian mortalitas sebagai indikator outcome klinik di unit
    perawatan intensif merupakan masalah yang umum ditemukan. Salah satu
    determinan yang dapat meningkatkan kejadian tersebut adalah skor beratnya
    penyakit pasien pada hari pertama perawatan di ICU. Sistem skoring beratnya
    penyakit yang umum digunakan saat ini adalah sistem skoring Acute Physiology.
    Age and Chronic Health Evaluation (APACHE) H. Untuk itu penelitian ini
    bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor APACHE H antara pasien kritis yang
    pindah ruangan dengan yang meninggal di ruang GICU RSUP Hasan Sadikin
    Bandung.

    Penelitian ini dilakukan terhadap 34 pasien kritis yang masuk ke ruang
    GICU dari tanggal 27 Nopember - 26 Desember tahun 2013. Tekhnik
    pengambilan sampel dilakukan melalui tekhnik consequtive sampling. Desain
    yang digunakan adalah desain analitik Kohort dengan pendekatan retrospektif. Uji
    hipotesis yang digunakan untuk membandingkan skor APACHE H, skor sub
    variabel fisiologi akut, usia, dan riwayat penyakit kronik masing-masing adalah
    uji t tidak berpasangan. uji Chi Square. dan uji Fisher Exact.

    Hasil yang ditemukan diantaranya Rata-rata skor total APACHE II pada
    pasien kritis yang pindah ruangan dan yang meninggal adalah 11,1 (± 5,01) poin
    dan 15,l8 (±5,36) poin. Perbedaan skor APACHE H antara kelompok tersebut
    signifikan dengan nilai p=0,025 (4,18 poin, IK. 95%), sedangkan nilai signifikansi
    perbedaan dari skor fisiologi akut, usia, dan riwayat penyakit kronik dalam
    APACHE II masing-masing adalah 0,25, 0,013, dan 0,227.

    Dari hasil analisis statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa skor APACHE
    II antara pasien kritis yang pindah ruangan dengan yang meninggal di GICU
    memiliki perbedaan signifikan dimana status oksigenasi dalam fisiologi akut dan
    usia merupakan sub variabel yang lebih menentukan perbedaan skor APACHE H
    pada kedua kelompok tersebut.

    Berdasarkan hasil tersebut, penulis merekomendasikan sebaiknya perbedaan
    skor APACHE H dapat digunakan dalam menggambarkan kualitas pelayanan di
    ruang GICU dari waktu ke waktu dan menjadi bahan pertimbangan dalam
    menentukan prioritas perawatan bagi pasien kritis yang memerlukan penggunaan
    fasilitas ruang GICU.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi