<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32349">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA KADAR GLUKOSA DARAH DENGAN SYSTEMIC INFLAMMATORY RESPONSE SYNDROME PADA PASIEN POST KRANIOTOMI DI INTENSIVE CARE UNIT RSUP Dr.MOHAMMAD HUSEIN PALEMBANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Y, Eka Yulia Fitri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvii,;84hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Serangan stroke seringkali menimbulkan gejala sisa yang menyebabkan &#13;
kecacatan. Hal ini menyebabkan pasien memiliki ketergantungan terhadap orang &#13;
lain dalam beraktivitas, sehingga pasien stroke memiliki kebutuhan khusus yang &#13;
perlu dipersiapkan sebelum pasien pulang ke rumah. Oleh karena itu, tujuan dari &#13;
penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan pasien terkait persiapan &#13;
pemulangan pada pasien stroke berdasarkan tingkat ketergantungan. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan yakni mixed method dengan strategi &#13;
&#13;
eksplanatoris sekuensial, terdiri dari urutan analisis kuantitatif dan kualitatif &#13;
Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling, dengan sampel &#13;
pasien stroke yang menjalani rawat inap di ruang neurologi RSVP Hasan Sadikin &#13;
Bandung, berjumlah 28 orang yang sama untuk masing-masing tahapan. Pada &#13;
tahap kuantitatif menggunakan instrumen The Northwick Park Dependency Score &#13;
(NPDS) untuk mengukur tingkat ketergantungan dan wawancara semi-terstruktur &#13;
untuk tahapan kualitatif &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan setengahnya dari responden yang &#13;
menderita stroke memiliki tingkat ketergantungan sangat tinggi, yakni sebesar &#13;
50%. Diikuti dengan ketergantungan tinggi sebesar 21,4% serta tingkat &#13;
ketergantungan sedang dan rendah masing-masing sebesar 14,3%. Pada &#13;
pemenuhan kebutuhan dasar nilai tertinggi pada tingkat ketergantungan rendah &#13;
dan sedang yakni masalah pergerakan; ketergantungan tinggi yakni masalah BAK &#13;
dan BAB serta penekanan pada kulit; dan ketergantungan sangat tinggi yakni &#13;
masalah komunikasi. Sedangkan pada kebutuhan keperawatan khusus hanya &#13;
terdapat pada responden dengan tingkat ketergantungan tinggi dan sangat tinggi. &#13;
Analisis variasi kebutuhan pasien stroke terkait persiapan pemulangan yakni &#13;
berupa kebutuhan fisik (biologis): alat bantu dalam beraktivitas (asistenJorang &#13;
untuk membantu beraktivitas, tongkat, dan barang untuk berpegangan), alat bantu &#13;
BAK dan BAB (pispot dan pampers), al at bantu makan (N GT), manajemen nyeri &#13;
(nyeri kepala dan nyeri punggung), dan infonnasi (penyakit, terapi fisik, waktu &#13;
kontrol, manajemen pengobatan dan masalah seksual). Kebutuhan psikologis: &#13;
dukungan emosional (kepasrahan akan kondisi, perasaan stress, kesulitan &#13;
mengontrol emosi, dan malu dengan kondisi fisik). Kebutuhan sosial: motivasi &#13;
dari orang lain (dukungan untuk sembuh). Dan kebutuhan spiritual: manajemen &#13;
distress keyakinan (malu kepada tuhan terhadap kondisi) dan pelaksanaan ibadah &#13;
(tata cara tayamum). &#13;
&#13;
Intrumen NPDS belum mampu menganalisis semua kebutuhan karena &#13;
sebagian besar berfokus pada kebutuhan fisik, sehingga diperlukan tahapan &#13;
kualitatif dengan wawancara untuk menggali kebutuhan non-fisik seperti &#13;
kebutuhan psikologis, sosial, dan spiritual. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Y, Eka Yulia Fitri</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kebutuhan, Persiapan Pemulangan, Stroke.Tingkat Ke</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 Fit h/R22.89</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Fit h/R22.89</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700042</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (ref.2.290)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Fit h /R.2.290</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32349</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-19 11:03:47</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>