<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32345">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh edukasi terhadap kepatuhan pembatasan asupan cairan dan interdialytic weight gain (IWG) pasien gagal ginjal terminal diruang hemodialisis rsud al ihsan provinsi jawa barat</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Komalasari, Nining</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xviii, 89 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>TB masih menjadi masalah sampai saat ini berbagai upaya telah dilakukan &#13;
oleh pemerintah termasuk Directy Observed Treatment Short Course (DOTS), &#13;
namun kepatuhan klien TB paru masih belum optimal. Kepatuhan klien TB paru &#13;
dalam menjalani pengobatan merupakan hal yang wajib. Penelitian ini bertujuan &#13;
untuk mengetahui pengaruh intervensi konseling perilaku terhadap kepatuhan &#13;
pengobatan fase intensif klien TB di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten &#13;
Karawang. Desain penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan &#13;
kontrol. Responden dibagi dua yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol &#13;
masing masing 45 responden dari 28 puskesmas. Sampel merupakan klien TB &#13;
paru yang berada pada pengobatan fase intensif periode pengobatan Juni-Juli dan &#13;
termasuk kriteria mangkir. Analisis penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon &#13;
sebagai uji non parametric dan uji Mann Whitney untuk menentukan validitas. &#13;
&#13;
Tingkat kepatuhan sebelum intervensi pada kelompok kontrol dan &#13;
kelompok intervensi berada pada kondisi tidak patuh 80%. Hasil penelitian 73% &#13;
kenaikan menjadi patuh pada kelompok intervensi dan menunjukan kenaikan 24% &#13;
pada kelompok kontrol, maka hipotesa pengaruh yang bermakna (p=0.000). &#13;
Kelompok intervensi menunjukan bahwa tingkat kepatuhan respond en yang &#13;
kurang patuh dan tidak patuh terhadap pengobatan fase intensif setelah mendapat &#13;
intervensi konseling selama 2 kali pada kelompok intervensi didapatkan ada &#13;
pengaruh tingkat kepatuhan sebelum dan sesudah konseling dengan P=O.OOOl &#13;
(P &lt; a 0.05). &#13;
&#13;
Uji statistic non parametric dengan menggunakan Willcoxon test &#13;
menunjukkan ada pengaruh intervensi konseling metode perilaku (behavioral) &#13;
terhadap kepatuhan klien TB Paru pengobatan fase Intensif dengan nilai P= &#13;
0,0001. &#13;
&#13;
Simpulan terdapat pengaruh sebelum dan sesudah intervensi antara &#13;
kelompok kontrol dan kelompok intervensi di buktikan dengan uji Mann Whitney &#13;
P=O.OOOl yang berarti ada perbedaan kepatuhan menjalani pengobatan fase &#13;
intensif pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. &#13;
&#13;
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pertimbangan untuk bahan &#13;
kebijakan pelaksanaan SOP klien TB paru pengobatan fase intensif di wilayah &#13;
kerja dinas Kesehatan Kabupaten Karawang. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Komalasari, Nining</note>
 <subject authority="">
  <topic>Fase Intensif, Kepatuhan pengobatan, Konseling met</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 Kom p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Kom p/R.22.125</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001140700062</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.125)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Kom p/R.22.125</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32345</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-18 09:05:50</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>