<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32329">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh cognitive Behaviour Therapy Terhadap Peningkatan Self Efficacy Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Margarana M, Anak Agung Bagus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Psikologi</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi, 217 hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anak Agung Bagus Margarana Manusuputra : Pengaruh Cognitive Behavior &#13;
Therapy (CBT) Terhadap Peningkatan Self Efficacy pada Pasien Diabetes &#13;
Mellitus Tipe 2. &#13;
&#13;
Penelitian ini merupakan studi yang bertujuan untuk mengetahui adanya &#13;
pengaruh Cognitive Behavior Therapy dari Aaron Beck untuk meningkatkan self &#13;
efficacy pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Treatment CBT ini mencakup &#13;
psikoedukasi, penerapan metode Socratic, identifikasi irrational belief, relaxation &#13;
technique, short term and long term action, dan pencegahan relapse and &#13;
termination. Subjek pada penelitian ini adalah pasien berusia 40-55 tahun. &#13;
&#13;
Kecemasan yang banyak dialami oleh para pasien diabetes mellitus &#13;
menumbuhkan ketertarikan pada peneliti untuk mencobakan suatu bentuk &#13;
treatment yang sasarannya adalah meningkatkan self efficacy. Kerangka &#13;
pemikiran yang mendasari pilihan bentuk treatment tersebut berdasarkan referensi &#13;
bahwa kecemasan dapat menimbulkan self efficacy yang rendah, reaksi emosi &#13;
yang tidak stabil dan menimbulkan masalah kesehatan lainnya. Salah satu cara &#13;
untuk meningkatkan keterampilan tersebut adalah dengan diberikan pelatihan &#13;
berupa penambahan wawasan dan pelatihan skill baru sehingga dapat &#13;
menghasilkan kebiasaan perilaku yang baru. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experimental dengan &#13;
interrupted time series design. Pengukuran dilakukan kepada 3 orang subjek. Data &#13;
diperoleh melalui kuesioner self efficacy of diabetes yang merupakan adaptasi dari &#13;
self efficacy of diabetic Questionnaire yang merupakan alat diagnostik yang &#13;
dikembangkan oleh Stanford Patient Education Research Center. Penelitian ini &#13;
juga melakukan pengukuran terhadap Illness Perception Questionnaire of &#13;
diabetes, yang dikembangkan oleh Leventhal. Tujuan untuk mengetahui tingkat &#13;
illness perception pada responden penelitian ini. Metode uji statistik yang &#13;
digunakan adalah uji Page. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berupa treatment CBT &#13;
meningkatkan self efficacy dan terjadi secara signifikan. Hasil pengukuran dari &#13;
Illness Perception of diabetes menunjukkan adanya perubahan, seiring &#13;
berubahnya self efficacy of diabetes. Dari hasil pengolahan data kualitatif &#13;
diperoleh hasil adanya perubahan pola pikir dan perilaku dari responden untuk &#13;
melakukan self management of diabetes dengan baik. Untuk efektivitas hasil &#13;
terapi, peneliti perlu mendalami setiap keluhan dan masalah yang dimiliki setiap &#13;
klien. Waktu pelaksanaan treatment juga perlu ditambah untuk melihat &#13;
pengaruhnya terhadap perubahan yang diharapkan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Margarana M, Anak Agung Bagus</note>
 <subject authority="">
  <topic>Cognitive Behavior Therapy (CBT), self efficacy, i</topic>
 </subject>
 <classification>615.851 2 Mar p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>615.851 2 Mar p/R.19.237</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001130700185</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.19.237)</sublocation>
    <shelfLocator>615.851 2 Mar p/R.19.237</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32329</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-08 13:17:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>