Detail Cantuman

Image of Perbedaan Jumlah Kuman Pada Pasien Kritis Yang Dimandikan Metode Tradisional Ditambah Antiseptik Dan Disposable Bed Baths Di Ruang Pediatric Insentive Care Unit RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung

 

Perbedaan Jumlah Kuman Pada Pasien Kritis Yang Dimandikan Metode Tradisional Ditambah Antiseptik Dan Disposable Bed Baths Di Ruang Pediatric Insentive Care Unit RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung


Memandikan merupakan pemberian pelayanan keperawatan yang dapat
memperlancar peredaran darah dan rasa nyaman bagi pasien kritis. Dampak

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700200610.73 Ach p/R.22.39Perpustakaan Pusat (REF,39)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Ach p/R.22.39
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 58 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Ach p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Memandikan merupakan pemberian pelayanan keperawatan yang dapat
    memperlancar peredaran darah dan rasa nyaman bagi pasien kritis. Dampak
    personal hygiene tidak terpenuhi menyebabkan tingginya risiko infeksi aliran
    darah (bloodstream infection) oleh kuman. Jumlah kuman yang meningkat akan
    memperburuk kondisi pasien kritis dan menimbulkan komplikasi organ hingga
    kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah kuman
    pada pasien kritis yang dimandikan metode tradisional ditambah antiseptik dan
    disposable bed baths di ruang pediatric intensive care RSUP Hasan sadikin.

    Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental, pretest dan post test
    design. Pada penelitian ini responden dibagi menjadi dua kelornpok, kelompok I
    dengan dimandikan tradisional ditambah antiseptik chlorhexidine gluconat 4%
    dan kelompok Il dengan disposable bed baths. pada kedua kelompok dilakukan
    pengambilan apus kuman di kulit ketiak sebelum dimandikan dan dilakukan 2 jam
    kemudian setelah dimandikan.

    Perbedaan rata-rata jumlah kuman sebelum perlakuan kelompok I 5.832.600
    koloni dan kelompok II 4.600.450 koloni, nilai rata-rata jumlah kuman setelah
    perlakuan kelompok I 150.607 koloni, kelompok II 337.050 koloni. Berdasarkan
    uji wilcoxon perbedaanjumlah kuman didapatkan hasil nilaip value 0.005 < nilai
    alpha 0.05 dapat disimpulkan ada perbedaan yang bermakna antara metode
    tradisional ditambah antiseptik dan disposable bed baths. Hasil Uji Statistik Man
    Witney pada dua kelompok p value 0.880 > nilai alpha 0.05 dapat disimpulkan
    tidak ada perbedaan yang bermakna antara metode tradisional ditambah antiseptic
    dan disposable bed baths. Selisih nilai perbedaan rata-rata pada kelompok I
    4.326.530 koloni dan kelompok II 4.263.400 koloni, sehingga dapat disimpulkan
    metode tradisional lebih banyak 63.130 koloni membunuh kuman daripada
    disposable bed baths. Oleh karena itu, memandikan tradisional ditambah
    antiseptik chlorhexidine 4% dapat digunakan di ruang pediatric intensive care
    unit.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi