Analisis faktor -faktor yang mempengaruhi keterlambatan pasien sindrom koroner akut datang keinstalasi gawat darurat RSUP. dr.Hasan Sadikin Bandung
Magister Keperawatan
Konsentrasi Keperawatan Kritis
2012
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700006 610.73 Dar a/R.22.65 Perpustakaan Pusat (REF.65) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Dar a/R.22.65Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xiv, 118 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Dar aTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Darmawan, I Kade Iman -
Magister Keperawatan
Konsentrasi Keperawatan Kritis
2012
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan
Pasien Sindrom Koroner Akut Datang Ke Instalasi Gawat Darurat
RSVP dr. Hasan Sadikin Bandung
ABSTRAK
Sindrom Koroner Akut (SKA) merupakan penyebab angka kesakitan dan
kematian tertinggi di dunia. Kematian yang tinggi ini disebabkan karena pasien
terlambat datang ke rumah sakit untuk mendapatkan terapi reperfusi yang optimal.
Banyak faktor yang mempengaruhi keterlambatan pasien ke rumah sakit,
diantaranya adalah tipe gejala SKA, tingkat pengetahuan pasien, penghasilan
keluarga, ketepatan tindakan pasien, ketepatan respon bystander's, waktu tempuh,
jenis kelamin dan umur. Keterlambatan ini akan meningkatkan komplikasi,
meningkatkan risiko kematian, memperpanjang hari perawatan, serta
meningkatkan biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor
faktor yang mempengaruhi keterlambatan pasien SKA datang ke IGD RSVP dr.
Hasan Sadikin Bandung.
Desain penelitian ini adalah analytic-correlation dengan pendekatan cross
sectional. Sampe167 pasien SKA yang datang ke IGD dan dirawat di ruang IRC,
CICU, dan RCCU RSVP dr. Hasan Sadikin Bandung, diambil secara consecutive
sampling. Analisis data menggunakan chi square dan uji regresi logistik ganda.
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 40,3% pasien SKA terlambat
datang ke IGD RSVP dr. Hasan Sadikin Bandung dan faktor yang mempengaruhi
diantaranya adalah tipe gejala SKA (p=0,003), tingkat pengetahuan (p=O,003),
ketepatan tindakan pasien (p=0,006), ketepatan respon bystander's (p=0,009), dan
umur (p=O,043) serta faktor yang paling mempengaruhi adalah tingkat
pengetahuan pasien yang kurang (p=O,019) dengan rasio prevalensi sebesar 5,66
(95% C.I: 1,332-24,003).
Rekomendasi yang disarankan pada pemerintah, petugas kesehatan di rumah
sakit dan puskesmas adalah menyebarluaskan informasi kesehatan tentang SKA,
sebagai upaya promotif dan preventif untuk mencegah keterlambatan pasien SKA
datang ke rumah sakit. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






