Detail Cantuman

Image of pengaruh pelayanan home care terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan pasca stroke di kota samarinda privinsi kalimantan timur

 

pengaruh pelayanan home care terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan pasca stroke di kota samarinda privinsi kalimantan timur


Penyakit stroke merupakan penyebab kecacatan nomor 1 (satu) dan
penyebab kematian nomor 3 (tiga) setelah penyakit jantung koroner dan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700092649.8 par p/R.22.300Perpustakaan Pusat (REF.300)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    649.8 par p/R.22.300
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    ix, 127 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    649.8 par p/R.22.300
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penyakit stroke merupakan penyebab kecacatan nomor 1 (satu) dan
    penyebab kematian nomor 3 (tiga) setelah penyakit jantung koroner dan penyakit
    kanker. Pasien stroke pasca rawat inap dari rumah sakit masih mengalami gejala
    sisa seperti kelemahan pad a anggota gerak, kesulitan berbicara, keadaan bedrest
    total, gangguan persepsi sensori dan kognitif serta efek psikologi sehingga akan
    berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Kemandirian keluarga sangat
    dibutuhkan untuk merawat anggota keJuarga pasca stroke.

    Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat gambaran tentang pengaruh
    pelayanan home care terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam merawat
    anggota keluarga pasca stroke di Kota Samarinda. Desain penelitian
    menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan Non Randomized
    Control Group Pretest and Posuest Design. Jumlah sampel sebanyak 60
    responden dengan menggunakan teknik consecutive sampling, dibagi menjadi 30
    responden dalam kelompok perlakuan dan 30 responden dalam kelompok kontrol.
    lntervensi pelayanan home care dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari. Uji pengaruh
    intervensi pelayanan home care terhadap tingkat kemandirian keluarga
    menggunakan srcn» Whitney U-16.:;!

    Hasil penelitian mendapatkan responden pada kedua kelompok peneJitian
    hampir setengah dari responden berusia 41-50 tahun yaitu 40 % pada kelompok
    perlakuan, dan 46,7% pada keJompok kontrol. Berdasarkan jenis keJamin, hampir
    semua responden berjenis kelamin perempuan yaitu 93,3% pada kelompok
    perlakuan, dan 96,7 % pad a keJompok kontrol. Berdasarkan pendidikan setengah
    dari responden tingkat pendidikannya SMP yaitu 53,3 % pada kelompok
    perlakuan, dan 50 % pada kelompok kontrol. Berdasarkan status pernikahan lebih
    dari setengah responden sudah menikah yaitu 70 % pada kelompok perlakuan, dan
    76,7 % pada kelompok kontrol. Berdasarkan hubungan dengan pasien lebih dari
    setengah responden sebagai istri yaitu 53,3% pad a kelompok perlakuan, dan
    56,7% pada kelornpok kontrol. Berdasarkan penghasilan rata-rata per buJan Jebih
    dari setengah responden antara Rp 900.000,00-Rp l.500.000, yaitu 73,3 % pada
    kelompok perlakuan, dan 66,7 pada kelompok kontrol. Tntervensi pelayanan home
    care berpengaruh secara bermakna terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam
    merawat anggota kel uarga dengan Pasca Stroke pad a kelompok perlakuan
    didapatkan nilai p = 0,000 (p < 0,05).

    Simpulan, terdapat pengaruh yang bermakna pelayanan home care
    terhadap tingkat kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan
    pasca stroke. Saran dari hasil penelitian ini, pelayanan home care yang sudah ada,
    dimodifikasi dengan pelaksanaan perawatan kesehatan masyarakat sehingga dapat
    memandirikan keluarga dengan biaya minimal.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi