Detail Cantuman

Image of Perbandingan Ukuran Hematoma Pasca Pelepasan Femoral Sheath Kateterisasi Jantung Berdasarkan Penekanan Mekanik Bantal Pasir dan Cold Pack

 

Perbandingan Ukuran Hematoma Pasca Pelepasan Femoral Sheath Kateterisasi Jantung Berdasarkan Penekanan Mekanik Bantal Pasir dan Cold Pack


Penekanan mekanik pada pasien pasca kateterisasi jantung bertujuan untuk
mengurangi risiko terjadinya hematoma. Bantal pasir seberat 2,5 Kg ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700186610.73 Sar p/R.22.210Perpustakaan Pusat (REF.210)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Sar p/R.22.210
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvii, 85 hlm. ; ill. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Sar p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penekanan mekanik pada pasien pasca kateterisasi jantung bertujuan untuk
    mengurangi risiko terjadinya hematoma. Bantal pasir seberat 2,5 Kg dengan lama
    penekanan 6 jam adalah alat tekan mekanik yang biasa digunakan di RSUP Dr.
    Hasan Sadikin Bandung dan merupakan Standar Operasional Prosedur di ruangan.
    Cold pack adalah alat tekan mekanik lain yang juga dapat mengurangi risiko
    terjadinya hematoma dengan efek vasokonstriksi dan waktu penekanan yang lebih
    singkat yaitu 20 menit. Namun cold pack belum banyak digunakan selama ini.
    Penelitian ini berujuan untuk membandingkan ukuran hematoma dalam waktu 24
    jam pada pasien pasca kateterisasi jantung yang menggunakan penekanan
    mekanik bantal pasir dart cold pack.

    Rancangan penelitian ini berupa studi komparatif dengan pendekatan after­
    only non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri dari 20 orang
    pasien pasca kateterisasi jantung yang didapat melalui teknik purposive sampling
    dan dibagi menjadi kelompok kontrol (n = 10) yang mendapat penekanan
    mekanik menggunakan bantal pasir 2,5 K~ se lama 6 jam dan kelompok
    eksperirnen (n = 10) yang mendapat penekanan rnekanik menggunakan cold pack
    selama 20 menit. Kejadian hematoma dilihat setelah penekanan manual,
    penekanan mekanik, dan setiap jam se lama 24 jam. Untuk melihat perbedaan
    kejadian hematoma pada kelompok kontrol dan eksperimen digunakan uji Mann­
    Whitney.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna
    ukuran hematoma setelah penekanan manual, penekanan mekanik dan setiap jam
    dalam waktu 24 jam pada pasienpasca kateterisasi jantung yang menggunakan
    bantal pasir maupun cold pack (p > 0,05). Namun diketahui bahwa pada
    kelompok eksperimen, ukuran hematoma mengecil di akhir jam ke- 24.
    Sebaliknya, pada kelompok kontrol ukuran hematoma membesar di akhir jam
    ke- 24.

    Penggunaan penekanan mekanik cold pack selama 20 menit dapat
    mengurangi risiko hematoma sebagaimana penggunaan bantal pasir seberat 2,5
    Kg yang hams dipasang selama 6 jam. Dengan demikian, cold pack dapat
    digunakan sebagai pilihan alat tekan mekanik pada pasien pasca kateterisasi
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi