<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32295">
 <titleInfo>
  <title>PERBEDAAN HEMODINAMIK SEBELUM DAN SESUDAH PASSIVE LEG RAISING DAN PEMBERIAN CAIRAN INFUS PADA PASIEN SYOK HIPOVOLEMIK DI INSTALASI GAWAT ARURAT RS DUSTIRA CIMAHI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hutabarat, Evangeline M</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi, 67hlm. ; ill. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>/ ABSTRAK &#13;
&#13;
Salah satu kondisi yang memerlukan tindakan segera di IGD adalah syok &#13;
hipovolemik. Pasien syok sangat memerlukan pemantauan ketat terhadap tanda­ &#13;
tanda klinis serta status hemodinamik dan status intravascular. Karena bantuan &#13;
sirkulasi dan medikasi pada pasien gawat darurat diberikan berdasarkan ketepatan &#13;
menilai status volume intravascular pasien. Fluid responsiveness dapat diartikan &#13;
&#13;
. apakah pasien dapat mempertahankan homeostasis sirkulasinya dengan pemberian &#13;
cairan saja ataukah harus mendapat obat-obatan inotropik dan vasopresor. Passive &#13;
Leg Raising (PLR) dapat menjadi metode reversible untuk menilai fluid &#13;
responsiveness. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hemodinamik &#13;
sebelum dan sesudah PLR dan pemberian cairan infus pada pasien syok &#13;
hipovelemik. Desain yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan &#13;
pendekatan Within Subject Repeated Measurement Design. Jumlah sampel &#13;
sebanyak 24 responden diambil menggunakan consecutive sampling. Responden &#13;
dikategorikan ke dalam kelompok responsif dan non-responsif berdasarkan &#13;
kenaikan pulse pressure 2: 9% saat PLR dilakukan. Analisis data meliputi analisa &#13;
univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon (Z-test). &#13;
&#13;
Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 17 responden dikategorikan &#13;
kedalam kelompok responsif dan sebanyak 7 responden dikategorikan ke dalam &#13;
kelompok non-responsif Didapatkanhubungan yang signifikan antara PLR dan &#13;
parameter hemodinamik systolic blood pressure, diastolic blood pressure, mean &#13;
arterial pressure dan pulse pressure (p&gt; 0,05). Penelitian menunjukkan bahwa &#13;
PLR dapat digunakan sebagai metode pengkajianfluid resposiveness pada pasien &#13;
dengan syok hipovolemik. Penelitian lebih lanjut diperlukan dengan responden &#13;
dari kelompok umur anak, dewasa dan lansia untuk tiap jenis syok.</note>
 <note type="statement of responsibility">Hutabarat, Evangeline M</note>
 <subject authority="">
  <topic>Passive Leg Raising, hemodinamik, syok hipovolemik</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 Hut P</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Hut P/R.22.151</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700509</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.151)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Hut P/R.22.151</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32295</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-15 13:59:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>