Detail Cantuman

Image of Pengalaman pasien sindrom guillain-barre(SGB) pada saat kondisi kritis di ruang intensive care unit (ICU) RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung

 

Pengalaman pasien sindrom guillain-barre(SGB) pada saat kondisi kritis di ruang intensive care unit (ICU) RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung


Magister Keperawatan
Konsentrasi Keperawatan Kritis
2012

Pengalaman Pasien Sindrom Guillain-Barre (SGB)
Pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700053610.7 Agu p/R.22.14Perpustakaan Pusat (REF.14)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.7 Agu p/R.22.14
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xvi, 108 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.7 Agu p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Magister Keperawatan
    Konsentrasi Keperawatan Kritis
    2012

    Pengalaman Pasien Sindrom Guillain-Barre (SGB)
    Pada Saat Kondisi Kritis

    Di Ruang Intensive Care Unit (IeU)
    RSVP dr. Hasan Sadikin Bandung

    ABSTRAK

    Pengalaman Pasien Sindrom Guillain-Barre Pada Saat Kondisi Kritis
    dipersepsikan berbeda oleh setiap pasien. Penelitian ini menggunakan penelitian
    kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologi. Tujuan penelitian ini
    adalah untuk mendeskripsikan secara mendalam pengalaman fisik, psikologis,
    spiritual dan sosial pasien Sindrom Guillain-Barre pada saat kondisi kritis di
    ruang Intensive Care Unit (lCU) RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini
    melibatkan 4 partisipan Sindrom Guillain-Barre. Pasien yang menjadi partisipan
    adalah yang teridentifikasi mempunyai pengalaman dirawat diruang intensif dan
    mampu menceritakan pengalamannya.

    Pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara mendalam. Metode yang
    digunakan untuk analisa data yaitu metode Colaizzi. Setelah data dianalisa,
    peneliti dapat mengidentifikasi pengalaman pasien Sindrom Guillain-Barre, pada
    saat kondisi kritis. T erdapat 5 tema pengalaman fisik: badan lemah, sesak nafas,
    rasa baal, nyeri tenggorokan dan batuk. Ada 3 tema pengalaman psikologis: tidak
    percaya, sedih dan takut. Terdapat 2 tema pengalaman spiritual: seperti diambang
    kematian dan pasrah. Terdapat 3 tema pengalaman sosial: dukungan keluarga
    yang positif, tidak bisa berbicara dan tidak bisa berinteraksi.

    Hasil penelitian bermanfaat untuk meningkatkan sikap caring perawat pada pasien
    saat kondisi kritis, pada kebutuhan fisik, psikologis, spiritual dan sosial. Perawat
    tidak hanya berfokus dalam pemenuhan kebutuhan fisik saja tetapi kebutuhan
    psikologis, spiritual dan sosial sangat dibutuhkan sebagai upaya memberikan
    motivasi untuk sembuh pada pasien Sindrom Guillain-Barre.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi