Pengelolaan limbah ternak pada kawasan budidaya ternak sapi potong di kab. Majelengka
PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK PADA KA WASAN BUDIDAY A TERNAK
SAPI POTONG DJ KABUPA TEN MAJALENGKA
ABSTRAK
Salah ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700471 628 Set P/R.25.285 Perpustakaan Pusat (REF.285) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 628 Set P/R.25.285Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xvii,;149 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 628 Set PTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Setiawan, Asep -
PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK PADA KA WASAN BUDIDAY A TERNAK
SAPI POTONG DJ KABUPA TEN MAJALENGKA
ABSTRAK
Salah satu jenis usaha pada sub sektor peternakan yang berpotensi untuk
dikembangkan adalah peternakan sapi potong. Sapi potong ditetapkan sebagai
komoditas unggulan sub sektor peternakan di Kabupaten Majalengka. Kecamatan
Kertajati, Kecamatan Lemahsugih dan Kecamatan Majalengka merupakan
wilayah unggulan budidaya ternak sapi potong di Kabupaten Majalengka dimana
ternak sapi potong banyak dipelihara. Usaha temak sapi potong menghasilkan
limbah yang relatif banyak dan berpotensi menjadi sumber pencemaran. Limbah
temak yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah pada
lingkungan berupa pencemaran udara, tanah dan air serta menjadi sumber
penyebaran penyakit baik bagi temak maupun manusia. Namun, jika dikelola
dengan baik limbah temak dapat memberikan keuntungan baik bagi peternak
maupun masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
status pengelolaan limbah ternak sapi potong saat ini serta faktor-faktor yang
mendorong dan menghambat dalam pengelolaan limbah ternak sapi potong.
Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan metode campuran antara
pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif. Pendekatan kuantitatif
digunakan untuk menguji faktor-faktor yang mendorong dan menghambat
peternak sapi potong dalam melakukan pengelolaan limbah temak, yaitu faktor
karakteristik peternak, faktor karakteristik inovasi pengelolaan limbah temak,dan
faktor kondisi lingkungan. Adapun pendekatan kualitatif digunakan untuk
memperoleh gambaran status pengelolaan limbah temak sapi potong yang
dilakukan saat ini. -.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa petemak sapi potong telah
melaksanakan pengelolaan limbah temak dengan pemanfaatan yang paling
banyak adalah sebagai pupuk organik. Faktor yang paling berpengaruh terhadap
status pengelolaan limbah temak sapi potong adalah faktor kondisi lingkungan
yaitu sebesar 21,2% kemudian variabel karakteristik inovasi pengelolaan limbah
ternak sebesar 9,9% sedangkan pengaruh faktor karakteristik petemak hanya 7,0%
dan tidak signifikan.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






