Hubungan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam mobilisasi dengan terjadinya ulkus tekan pada pasien di ruang gicu RSUP Dr. hasan sadikin bandung
Pasien level 3 dalam perawatan kritis yang membutuhkan dukungan yang
kompleks karena kegagalan multi organ biasanya dalam keadaan tidak sadar ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700110 610.73 Lum h/R.22.134 Perpustakaan Pusat (REF.134) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Lum h/R.22.134Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xiv, 100 hlm. ; il. ; 29 cm.Bahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Lum hTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Lumadi, Sih Ageng -
Pasien level 3 dalam perawatan kritis yang membutuhkan dukungan yang
kompleks karena kegagalan multi organ biasanya dalam keadaan tidak sadar atau
mendapatkan sedasi. Akibatnya adalah munculnya ulkus tekan akibat penekanan
yang lama pada kulit. Oleh karena itu perlu dilakukan mobilisasi dengan merubah
posisi pasien tiap 2 jam, dimana pengetahuan dan ketrampilan perawat untuk
melakukan mobilisasi secara benar diperlukan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan
ketrampilan perawat dalam melakukan mobilisasi dengan terjadinya ulkus tekan
pada pasien yang dirawat di unit perawatan intensif. Penelitian ini bersifat
prospektif dengan desain penelitian menggunakan analisis jalur (path analysis).
Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, dimana
sampel yang terpenuhi berjumlah 31 orang.
Pada penelitian ini ditemukan angka kejadian ulkus tekan di Ruang
GrCU sebesar 87,10% dengan derajat I sebesar 66,67% dan derajat II sebesar
33,33% . Dengan menggunakan korelasi pearson, didapatkan Pengetahuan
perawat tidak berhubungan dengan tindakan mobilisasi (p=O,579), sedangkan
ketrampilan berhubungan dengan tindakan mobilisasi (p=O,OOO) serta terjadinya
ulkus tekan (p=O,020). Pengetahuan dan ketrampilan perawat dalam melakukan
mobilisasi secara bersama-sama berhubungan dengan terjadinya ulkus tekan, yaitu
sebesar 67,5%.
Diperlukan sesi yang khusus untuk peningkatan pengetahuan dan
ketrampilan perawat serta protokol mobilisasi sebagai pedoman pelaksanaan
mobilisasi di ruang GrCU sehingga dapat menurunkan angka kejadian ulkus
tekan. Selain itu, diperlukan juga penelitian lebih lanjut tentang variabel lain
penyebab terjadinya ulkus tekan yang belum masuk dalam model penelitian ini.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






