Pengaruh intervensi spiritual emotional freedom technique (seft) terhadap tingkat depresi, kecemasan, dan stres pada pasien sindrom koroner akut (SKA) non percutaneous coronary intervention (PCI) di RSUP. Dr, Hasam Sadikin Bandung
Sindrom koroner akut (SKA) merupakan penyakit jantung penyebab
kematian. Gejala depresi kecemasan, dan stres meningkat pada pasien SKA. ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700027 610.73 Bak p/R.22.59 Perpustakaan Pusat (REF.59) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 610.73 Bak p/R.22.59Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xix, 95 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 610.73 Bak pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Bakara, Derison Marsinova -
Sindrom koroner akut (SKA) merupakan penyakit jantung penyebab
kematian. Gejala depresi kecemasan, dan stres meningkat pada pasien SKA. Gejala
ini dapat mempengaruhi proses pengobatan dan penyembuhan serta menimbulkan
komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi Spiritual
Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap penurunan depresi, kecemasan, dan
stres pada pasien SKA yang dirawat di ruang rawat intensif jantung.
Rancangan penelitian menggunakan quasi experimental, tehnik pengambilan
sampel dengan consecutive sampling, ukuran sampel 42 orang dibagi menjadi
kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi diberikan SEFT selamat 15
menit. Sebelum dan sesudah intervensi diukur tingkat depresi, kecemasan, dan stres
mengunakan kuesioner The Depression Anxiety Stress Scales (DASS). Data dianalisis
dengan Wilcoxon dan Mann Whitney.
Hasil menunjukkan perbedaan yang bermakna antara tingkat depresi,
kecemasan, dan stres sebelum dan sesudah intervensi SEFT (p -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






