Detail Cantuman

Image of Sintesis partikel nano MG-PSZ dengan modifikasi metode pechini menggunakan putih telur yang di-direct foaming dan diimpregnasi untuk pembuatan bahan pasak gigi

 

Sintesis partikel nano MG-PSZ dengan modifikasi metode pechini menggunakan putih telur yang di-direct foaming dan diimpregnasi untuk pembuatan bahan pasak gigi


Gigi dengan kehilangan struktur mahkota banyak akibat perawatan endodontik
umumnya diindikasikan untuk menggunakan sistem pasak-inti. Pasak ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700340617.6 Tak s/R.22.298Perpustakaan Pusat (REF.298)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    617.6 Tak s/R.22.298
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 100 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    617.6 Tak s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Gigi dengan kehilangan struktur mahkota banyak akibat perawatan endodontik
    umumnya diindikasikan untuk menggunakan sistem pasak-inti. Pasak keramik
    berbahan zirkonia mulai dikernbangkan karena strength dan estetika lebih tinggi
    dibandingkan bahan pasak lainnya. Strength tinggi dapat menyebabkan fraktur
    akar akibat dentin tersisa tidak memiliki ketebalan cukup untuk mendistribusikan
    beban yang diterima, sehingga dibutuhkan material ideal yang memiliki struktur
    serupa dentin.

    Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis serbuk partikel Mg-PSZ dengan
    metode sol-gel melalui metode modifikasi Pechini menggunakan prekursor
    polimer putih telur. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan X-Ray diffraction (XRD),
    Scanning Electron Microscope (SEM) dan Transmission Electron Microscope
    (TEM) untuk melihat fasa, ukuran kristal, morfologi mikrostruktur, dan ukuran
    partikel. Serbuk hasil sintesis kemudian dilakukan teknik direct foaming dengan
    putih telur untuk mernbentuk spesimen yang berdampak porositas dengan
    dikarakterisasi menggunakan SEM dan selanjutnya dapat diimpregnasi resin
    akrilik Polymethyl Methacrylate (PMMA). Perlakuan tersebut dilakukan sebanyak
    lima replikasi dan kernudian diuji Diametral Tensile Strength (DTS) untuk
    mendapatkan nilai rata-rata modulus elastisitas yang dibandingkan dengan kontrol
    berupa nilai modulus elastisitas dentin (11,7 GPa).

    Hasil XRD sampel menunjukkan bahwa serbuk Mg-PSZ berhasil terbentuk
    dengan ukuran kristal bervariasi (fasa tetragonal; 8-26 nm, fasa monoklinik; 18-42
    nm). Hasil SEM sampel yang diperjelas pengamatannya dengan TEM
    menunjukkan bentuk partikel spherical dan bulat panjang dengan mayoritas
    kristal tetragonal dan variasi ukuran partikel 10-70 nm. Hasil SEM spesimen
    berdampak porositas dan membentuk lapisan antarpermukaan (interface) antara
    resin PMMA hasil proses impregnasi dengan spesimen hasil teknik direct
    foaming. Hasil uji DTS berupa nilai rata-rata modulus elastisitas spesimen (a
    0,01) sebesar 0,033 GPa.

    Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa serbuk Mg-PSZ dengan mayoritas
    kristal tetragonal dan berukuran nano berhasil disintesis dengan modifikasi
    metode Pechini menggunakan prekursor polimer putih telur. Teknik direct
    foaming dengan putih telur berdampak porositas, tetapi belum sepenuhnya dapat
    diimpregnasi resin akrilik PMMA, sehingga modulus elastisitas spesimen yang
    dihasilkan belum dapat menyerupai modulus elastisitas dentin.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi