<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32276">
 <titleInfo>
  <title>Sintesis partikel nano MG-PSZ dengan modifikasi metode pechini menggunakan putih telur yang di-direct foaming dan diimpregnasi untuk pembuatan bahan pasak gigi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Takarini, Veni</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xv, 100 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gigi dengan kehilangan struktur mahkota banyak akibat perawatan endodontik &#13;
umumnya diindikasikan untuk menggunakan sistem pasak-inti. Pasak keramik &#13;
berbahan zirkonia mulai dikernbangkan karena strength dan estetika lebih tinggi &#13;
dibandingkan bahan pasak lainnya. Strength tinggi dapat menyebabkan fraktur &#13;
akar akibat dentin tersisa tidak memiliki ketebalan cukup untuk mendistribusikan &#13;
beban yang diterima, sehingga dibutuhkan material ideal yang memiliki struktur &#13;
serupa dentin. &#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis serbuk partikel Mg-PSZ dengan &#13;
metode sol-gel melalui metode modifikasi Pechini menggunakan prekursor &#13;
polimer putih telur. Hasil sintesis dikarakterisasi dengan X-Ray diffraction (XRD), &#13;
Scanning Electron Microscope (SEM) dan Transmission Electron Microscope &#13;
(TEM) untuk melihat fasa, ukuran kristal, morfologi mikrostruktur, dan ukuran &#13;
partikel. Serbuk hasil sintesis kemudian dilakukan teknik direct foaming dengan &#13;
putih telur untuk mernbentuk spesimen yang berdampak porositas dengan &#13;
dikarakterisasi menggunakan SEM dan selanjutnya dapat diimpregnasi resin &#13;
akrilik Polymethyl Methacrylate (PMMA). Perlakuan tersebut dilakukan sebanyak &#13;
lima replikasi dan kernudian diuji Diametral Tensile Strength (DTS) untuk &#13;
mendapatkan nilai rata-rata modulus elastisitas yang dibandingkan dengan kontrol &#13;
berupa nilai modulus elastisitas dentin (11,7 GPa). &#13;
&#13;
Hasil XRD sampel menunjukkan bahwa serbuk Mg-PSZ berhasil terbentuk &#13;
dengan ukuran kristal bervariasi (fasa tetragonal; 8-26 nm, fasa monoklinik; 18-42 &#13;
nm). Hasil SEM sampel yang diperjelas pengamatannya dengan TEM &#13;
menunjukkan bentuk partikel spherical dan bulat panjang dengan mayoritas &#13;
kristal tetragonal dan variasi ukuran partikel 10-70 nm. Hasil SEM spesimen &#13;
berdampak porositas dan membentuk lapisan antarpermukaan (interface) antara &#13;
resin PMMA hasil proses impregnasi dengan spesimen hasil teknik direct &#13;
foaming. Hasil uji DTS berupa nilai rata-rata modulus elastisitas spesimen (a &#13;
0,01) sebesar 0,033 GPa. &#13;
&#13;
Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa serbuk Mg-PSZ dengan mayoritas &#13;
kristal tetragonal dan berukuran nano berhasil disintesis dengan modifikasi &#13;
metode Pechini menggunakan prekursor polimer putih telur. Teknik direct &#13;
foaming dengan putih telur berdampak porositas, tetapi belum sepenuhnya dapat &#13;
diimpregnasi resin akrilik PMMA, sehingga modulus elastisitas spesimen yang &#13;
dihasilkan belum dapat menyerupai modulus elastisitas dentin.</note>
 <note type="statement of responsibility">Takarini, Veni</note>
 <subject authority="">
  <topic>Serbuk nano Mg-PSZ, putih telur, porositas, impreg</topic>
 </subject>
 <classification>617.6 Tak s</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>617.6 Tak s/R.22.298</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700340</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.298)</sublocation>
    <shelfLocator>617.6 Tak s/R.22.298</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32276</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-08 08:54:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>