Detail Cantuman

Image of Pengaru pengaturann sudut bbackrest elevation terhadap ekspansi dinding thorak pasien dengan ventilasi mekanik di ruang gicu RSUP Dr. hasan Sadikin bandung

 

Pengaru pengaturann sudut bbackrest elevation terhadap ekspansi dinding thorak pasien dengan ventilasi mekanik di ruang gicu RSUP Dr. hasan Sadikin bandung


Pemafasan pasien dengan ventilasi mekanik dapat dipengaruhi oleh faktor
intrapulmonal dan ekstrapulmonal. Jumlah tidal volume yang masuk ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700397610.73 Muh p/R.22.150Perpustakaan Pusat (REF.150)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Muh p/R.22.150
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x, 104 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Muh p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pemafasan pasien dengan ventilasi mekanik dapat dipengaruhi oleh faktor
    intrapulmonal dan ekstrapulmonal. Jumlah tidal volume yang masuk ditentukan
    oleh kemampuan paru dan dinding thorak melakukan ekspansi. Penurunan
    ekspansi dinding thorak menyebabkan kebutuhan terhadap tekanan untuk
    memasukkan volume udara menjadi lebih tinggi. Posisi yang kurang tepat
    merupakan salah satu faktor ekstrapulmonal yang menyebabkan pasien
    mengalami kesulitan mencapai tidal volume. Hal ini berdampak terhadap
    peningkatan tekanan puncak inspirasi dengan risiko barotrauma jika tidak diatasi
    segera.

    Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengaturan posisi backrest
    elevation terhadap ekspansi dinding thorak pasien dengan ventilasi mekanik di
    ruang GfCl.I RSHS Bandung. Penelitian ini menggunakan quasi experiment
    dengan pendekatan time series design. Sampel dengan kriteria inklusi terpenuhi
    berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive
    sampling.

    Hasil penelitian dengan paired t-test menunjukkan terdapat perbedaan
    bermakna rerata tidal volume pasien pada posisi backrest elevation (BE) 30°
    dengan 45° (p < 0,05), BE 30° dengan 60° (p < 0,05) dan BE 45" dengan 60°
    (p < 0,05). Hasil uji repeated ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang
    bermakna rerata tidal volume (p < 0,05) dan ukuran lingkar dinding thorak
    (p < 0,05) pada backrest elevation 30°,45° dan 60°. Hasil analisis lebih lanjut
    dengan multiple comparison bonferroni test menunjukkan perbedaan rerata tidal
    volume pasien bermakna pada posisi backrest elevation 30° dengan 60" (p < 0,05),
    diikuti oleh perbedaan bermakna ukuran lingkar dinding thorak pada BE 45°
    dengan 60° (p < 0,05). Perbedaan rerata tidal volume terbesar terdapat pada
    perubahan posisi pasien dari posisi BE 30° ke posisi BE 60°.

    Berdasarkan hasil penelitian, pengaturan posisi backrest elevation dengan
    sudut lebih besar dapat meningkatkan ekspansi dinding thorak pasien dengan
    ventilasi mekanik, sehingga perIu menjadi pertimbangan dalam merawat pasien
    dengan ventilasi mekanik guna mencegah risiko barotrauma dan long-term
    mechanical ventilation. Pelaksanaan proses weaning sedini mungkin dapat
    menurunkan risiko ketergantungan terhadap ventilator sehingga length of stay
    tidak memanjang dengan outcome yang lebih baik.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi