Pengaruh fermentasi feses kelinci menggunakan trichoderma viridae terhadap kadar serat kasar dan protein kasar serta energi metabolis pada ayam broiler
PENGARUH FERMENT AS I FESES KELINCI MENGGUNAKAN
Trichoderma viridae TERHADAP KADAR SERA T KASAR
DAN PROTEIN KASAR SERTA ENERGI MET ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700377 636 Bad p/R.20.3 Perpustakaan Pusat (REF.20.3) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 636 Bad p/R.20.3Penerbit magister peternakan Unpad : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xiii, 75 hlm. ; il. ; 29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 636 Bad pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Badruzzaman, Deden Zamzam -
PENGARUH FERMENT AS I FESES KELINCI MENGGUNAKAN
Trichoderma viridae TERHADAP KADAR SERA T KASAR
DAN PROTEIN KASAR SERTA ENERGI MET ABOLIS
PADAAYAMBROILER
DEDEN ZAMZAM BADRUZZAMAN
ABSTRAK
Penelitian mengenai pengaruh fermentasi feses kelinci menggunakan
Trichoderma viridae terhadap penurunan kadar serat kasar dan kenaikan protein
kasar serta energi metabolis pada ayam broiler telah dilakukan pada Bulan
Nopember 2008 untuk penelitian tahap I di Laboratorium Mikrobiologi dan
Penanganan Limbah Fakultas Peternakan untuk penelitian tahap I dan pada Bulan
Agustus 2009 di Kandang Unggas Test Farm Fakultas Petemakan Unpad untuk
penelitian Tahap 11. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh dosis
inokulum T. viridae terhadap penurunan kadar serat kasar dan peningkatan kadar
protein kasar pada penelitian tahap I, dilanjutkan dengan uji biologis terhadap
feses kelinci tanpa fermentasi dan feses kelinci produk fermentasi untuk melihat
nilai energi metabolisnya.
Penelitian tahap I dengan peubah penurunan kadar serat kasar dan
kenaikkan kadar protein kasar dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak
Lengkap dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan terse but terdiri atas
tiga tingkat dosis inokulum (0.1; 0.2; dan 0.3 %).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis inokulum 0,3 % menghasilkan
penurunan kadar serat kasar (21,14 %) yang berbeda nyata dengan yang
dihasilkan dosis inokulum 0,2 % dan 0,1 %. Hasil penelitian juga menunjukkan
bahwa dosis inokulum 0,3 % menghasilkan kenaikan kadar protein kasar (7,03 %)
yang berbeda nyata dengan yang dihasilkan dosis inokulum 0,2 % dan 0,1 %.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perlakuan tidak mengubah energi
metabolis feses kelinci.
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






