0,05. Simpulan, pemberian mobilisasi progresif berpengaruh terhadap perubahan respiratory rate. Implikasi dari hasil penelitian ini, diharapkan dapat dipertimbangkan dan dipergunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memberikan mobilisasi pada pasien di ICU." />

Detail Cantuman

Image of Pengaruh Pelaksanaan mobilisasi progresif level I terhadap hemodinamik non invansifpada pasien kritis di general intensive care unit (GICU) RSUP Dr. hasan sadikin bandung

 

Pengaruh Pelaksanaan mobilisasi progresif level I terhadap hemodinamik non invansifpada pasien kritis di general intensive care unit (GICU) RSUP Dr. hasan sadikin bandung


Pasien kritis memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi, hal
ini diperparah dengan pemberian imobilisasi yang berkepanjangan. ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700334610.73 Rah p/R.22.183Perpustakaan Pusat (REF.183)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Rah p/R.22.183
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 62 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Rah p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pasien kritis memiliki tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi, hal
    ini diperparah dengan pemberian imobilisasi yang berkepanjangan.
    Perubahan hemodinamik yang tidak stabil, menjadikan alasan perawat di
    rcu untuk menghentikan kegiatan mobilisasi.

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian
    mobilisasi progresif level I terhadap perubahan hemodinamik non invasif
    pada pasien kritis di ruang GICU RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.
    Desain yang digunakan adalah quasi eksperiment. Jumlah sampel 30
    responden yang diambil dengan cara consecutive sampling. Pemberian
    mobilisasi yan§ di.berik~n yaitu berupa pengaturan posisi head ?f be~ so",
    head of bed 45 disertai denganpassive range of motion, kemudian dilanjut
    dengan posisi lateral kanan dan kiri. Pengukuran hemodinamik dilakukan
    sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Uji beda re rata perubahan
    hemodinamik non invasif menggunakan Anova Repeated Measurement.

    Hasil peneIitian didapatkan setelah diberikan intervensi terlihat ada
    perubahan pada pameter sistolik, diastolik dan respiratory rate
    dibandingkan pad a awal pengukuran. Pada parameter heart rate dan saturasi
    oksigen tidak mengalami perubahan. Analisi bivariat didapatkan pengaruh
    pemberian mobiIisasi pada respiratory rate dengan p value = 0,023 sedang
    pada parameter lain didapatkan p value> 0,05.

    Simpulan, pemberian mobilisasi progresif berpengaruh terhadap
    perubahan respiratory rate. Implikasi dari hasil penelitian ini, diharapkan
    dapat dipertimbangkan dan dipergunakan sebagai bahan pertimbangan
    untuk memberikan mobilisasi pada pasien di ICU.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi