Detail Cantuman

Image of Pengaruh posisi head up dan posisi supine terhadap perubahan hemodinamik pada pasien dengan gagal jantung di ruang high care rumah sakit umum pusat DR. Hasan sadikin Bandung

 

Pengaruh posisi head up dan posisi supine terhadap perubahan hemodinamik pada pasien dengan gagal jantung di ruang high care rumah sakit umum pusat DR. Hasan sadikin Bandung


Pada kondisi kritis, posisi merupakan salahsatu tindakan keperawatan
yang akan mempengaruhi perubahan kondisi hemodinamik pasien. Pada gagal ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700354610.73 Ira P/R.22.114Perpustakaan Pusat (REF.114)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Ira P/R.22.114
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 67 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Ira P
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Pada kondisi kritis, posisi merupakan salahsatu tindakan keperawatan
    yang akan mempengaruhi perubahan kondisi hemodinamik pasien. Pada gagal
    jantung yang kritis, pasien diposisikan duduk dengan tujuan untuk meringankan
    pernafasan pasien. Hal tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan pasien bila
    dilakukan terlalu lama sehingga perlu diketahui po si si yang nyaman dan tidak
    memperburuk kondisi pasien. Perubahan posisi berpengaruh terhadap perubahan
    hemodinamik diantaranya tekanan darah. denyut jantung, frekuensi pemapasan
    dan saturasi oksigen. Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui perbedaan
    hemodinamik pada perubahan posisi head up dan supine pada pasien dengan
    gagal jantung.

    Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah one group pretest­
    posttest control group design dengan tehnik pengambilan sampel, consecutive
    sampling dan acak lengkap, penelitian ini dilakukan terhadap 25 responden
    dengan gagal jantung yang terdiri dari 11 laki-Iaki dan 14 wanita dengan usia
    antara 17-75 tahun, tehnik penelitian, yang digunakan dengan melakukan
    perubahan po si si mulai dari head up 60° kemudian head up 30° selanjutnya supine
    dengan interval waktu 2 menit, kemudian dilakukan pengukuran hemodinamik
    yang terdiri dari tekanan darah, denyut jantung, frekuensi napas dan saturasi
    oksigen pada setiap posisi. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan
    ANOVA.

    Hasil analisis menunjukan bahwa pengaruh posisi head up 600, head up
    300 dan supine terhadap perubahan hemodinamik dengan keempat parameter yaitu
    tekanan darah, denyut jantung, frekuensi pemapasan dan saturasi oksigen, tidak
    signifikan.

    Simpulan dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan antara posisi head
    up dan supine terhadap hemodinamik pada pasien gagal jantung. Sehingga dapat
    direkomendasikan bahwa perubahan posisi head up dan supine dapat dilakukan
    pada pasien gagal jantung dengan pengobatan intensif dalam waktu 2 menit
    dengan tetap memperhatikan kondisi awal sebelum perubahan posisi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi