<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32265">
 <titleInfo>
  <title>Perbedaan efek kompres selimut basah dan cold-pack terhadap suhu tubuh pasien cedera kepala di neurosurgical critical care unit RSUP Dr Hasan Sadikin bandung</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Pratiwi, Sri Hartati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiv, 78  hlm. ; il. ; 29 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peningkatan suhu tubuh pada pasien cedera kepala bisa disebabkan oleh &#13;
inflamasi, kerusakan hipotalamus atau infeksi sekunder. Hal ini bisa menyebabkan &#13;
peningkatan metabolisme yang dapat memperburuk kondisi pasien, meningkatkan &#13;
lama hari rawat dan menambah resiko kematian. Selain menggunakan metode &#13;
farmakologis, penanganan hipertennia bisa dilakukan dengan metode &#13;
pendinginan. Metode pendinginan yang sering digunakan adalah kompres selimut &#13;
basah. Metoda kompres lain adalah kompres dengan menggunakan cold-pack. &#13;
Metoda ini lebih mudah, nyaman dan murah. Namun belurn ada penelitian yang &#13;
membuktikan efek kedua metoda tersebut terhadap suhu tubuh pasien cedera &#13;
kepala. &#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan rancangan perbandingan bukan pasangan. &#13;
&#13;
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling dengan &#13;
jumlah 24 orang responden. Responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu &#13;
kelompok yang akan mendapatkan kompres selimut basah dan kelompok cold­ &#13;
pack. Data yang terkumpul akan dianalisa menggunakan uji t tidak berpasangan. &#13;
&#13;
Penelitian ini memberikan hasil terdapat perbedaan yang signifikan antara &#13;
suhu tubuh sebelum dan sesudah dilakukan kompres selimut basah (p=O,OOO) &#13;
maupun cold-pack (p=O,OOO). Selain itu tidak terdapat perbedaan yang signifikan &#13;
antara penurunan suhu tubuh setelah kompres selimut basah dan setelah kompres &#13;
cold-pack (p=O,37 I). Oleh karena itu, kompres cold-pack dapat dijadikan &#13;
alternatif kompres selimut basah yang biasa digunakan. Kompres cold-pack tidak &#13;
menyebabkan tubuh pasien basah dan luas area pengompresan yang lebih sedikit &#13;
sehingga dirasakan lebih nyaman dan mudah dilakukan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Pratiwi, Sri Hartati</note>
 <subject authority="">
  <topic>Selimut basah, cold-pack, cedera kepala, suhu tubu</topic>
 </subject>
 <classification>610.73 Pra p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>610.73 Pra p/R.22.172</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700331</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.172)</sublocation>
    <shelfLocator>610.73 Pra p/R.22.172</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32265</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-12 08:39:34</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>