Detail Cantuman

Image of Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kunjungan antenatal care di puskesmas Mandalika kec. Cikoneng Kab. Ciamis Prov. Jawa barat

 

Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kunjungan antenatal care di puskesmas Mandalika kec. Cikoneng Kab. Ciamis Prov. Jawa barat


Antenatal care merupakan salah satu program safe motherhood yang bertujuan
untuk: menurunkan angka kematian ibu. Tujuan dari penelitian ini ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700022610.73 Nov f/R.22.158Perpustakaan Pusat (REF.158)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Nov f/R.22.158
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 63hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Nov f
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Antenatal care merupakan salah satu program safe motherhood yang bertujuan
    untuk: menurunkan angka kematian ibu. Tujuan dari penelitian ini untuk
    mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap kunjungan antenatal care. Desain
    penelitian dengan case control study. Adapun faktor-faktor yang berpengaruh
    adalah komunikasi, jarak interaksi, aktivitas sosial, waktu, lingkungan dan koping
    mekanisme. Penelitian dilakukan di Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis pada
    tanggal 01 sampai dengan 19 Desember 2011. Responden dipilih secara simple
    random sampling pada dua kelompok yaitu kasus dan kontrol dengan cara
    matching. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang diadaptasi dari
    teori keperawatan lintas budaya dari Giger & Davidhizar (2004). Data dianalisis
    dengan menggunakan uji regresi logistik ganda dengan metode backward
    stepwise. Hasil analisis bivariat didapatkan p value =0.022 untuk komunikasi dan
    p value = 0.025 untuk aktivitas sosial, sehingga kedua variabel tersebut
    mempunyai hubungan yang bermakna dengan antenatal care. Pada uji regresi
    logistik ganda didapatkan komunikasi merupakan faktor yang paling dominan
    berpengaruh terhadap antenatal care denganp value = 0.022 dengan OR = 0.797.
    hal ini sesuai dengan teori Perry & Potter (1999) bahwa komunikasi dapat
    mempengaruhi keinginan seseorang untuk berinteraksi. Berdasarkan hasil di atas,
    disarankan adanya kemampuan perawat komunitas untuk meningkatkan
    kemampuannya dalam berkomunikasi dengan klien , serta untuk pihak Puskesmas
    dan Dinas Kesehatan agar melakukan revitalisasi Perkesmas untuk mendukung
    keberhasilan Program.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi