<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32257">
 <titleInfo>
  <title>Pengaruh pemberian surkosa terhadap penurunan respons nyeri  neonatus prematur saat pemasangan peripherally inserted central catheter</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syahwa, Azmi Sulintya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 126 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>&#13;
Pengaruh pemberian sukrosa terhadap penurunan respons nyeri neonatus prematur &#13;
saat pemasangan Pheriperally Inserted Central Catheter (Plf.C). Neonatus &#13;
prematur, sukrosa 24%, PfCC, Premature Infant Pain Profile (PIPP) Azmi &#13;
Sulintya Syahwa, 220120100048, Program Magister Keperawatan, Konsentrasi &#13;
Keperawatan Kritis, di bawah bimbingan Prof Dr. Ponpon S Idjradinata, dr., &#13;
Sp.A (K) dan Sari Fatimah, S.Kp., M.Kes. 2012. &#13;
&#13;
ABSTRAK &#13;
&#13;
Neonatus prematur dapat merasakan nyeri, yang apabila tidak diberikan &#13;
penatalaksanaan dengan baik dapat mempengaruhi pertumbuhan dan &#13;
perkembangan. Penelitian tentang pengaruh pemberian sukrosa terhadap respons &#13;
nyeri neonatus prematur pada saat dilakukan tindakan invasif minor telah banyak &#13;
dilakukan. Namun, belum ada penelitian yang menunjang penggunaan sukrosa &#13;
pada saat pemasangan Peripherally Inserted Central Catheter (Plf.C). Penelitian &#13;
ini bertujuan melihat pengaruh pemberian sukrosa 24% terhadap penurunan &#13;
respons nyeri neonatus prematur yang dipasang Plee. &#13;
&#13;
Rancangan penelitian ini berupa eksperimen murni. Subjek penelitian terdiri &#13;
dari 22 neonatus prematur yang dibagi menjadi 2 kelompok secara random, 11 &#13;
neonatus mendapatkan sukrosa 24% dan 11 lainnya sebagai kelompok kontrol &#13;
yang tidak mendapatkan sukrosa 24%. Sukrosa diberikan dua men it sebelum &#13;
pemasangan Plee. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur respons nyeri &#13;
adalah Premature Infant Pain Profile (PIPP). Untuk melihat perbedaan respons &#13;
nyeri sebelum dan saat pemasangan Plee pada masing-rnasing kelompok &#13;
digunakan uji Wilcoxon, sementara untuk melihat perbedaan respons nyeri &#13;
antarkelompok digunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian pada kelompok &#13;
kontrol menunjukkan adanya peningkatan respons nyeri pada saat tindakan &#13;
pemasangan Plee (p = 0,005), yaitu terjadi peningkatan nilai median respons &#13;
nyeridari 6,5 menjadi 9 pada saat tindakan. Sebaliknya, pada kelompok perlakuan &#13;
tidak terlihat peningkatan respons nyeri pada saat tindakan pemasangan Plee (p = &#13;
0,678), yaitu terjadi penurunan nilai median dari 6,5 menjadi 6 pada saat tindakan. &#13;
&#13;
Pemberian sukrosa 24% menyebabkan respons nyeri subjek penelitian pada &#13;
kelompok perlakuan cukup stabil antara sebelum dan saat tindakan pemasangan &#13;
Plf'C, Hal ini menunjukkan bahwa sukrosa 24% dapat menghambat stimulus &#13;
nyeri pada neonatus prematur dan menurunkan respons nyeri pada saat &#13;
pemasangan Plee. Dengan demikian, sukrosa 24% dapat digunakan sebagai &#13;
larutan dalam penatalaksanaan nyeri nonfarmakologis neonatus prematur pada &#13;
saat pemasangan Plf'C. Namun, observasi terhadap respons nyeri neonatus &#13;
prematur setelah pemberian sukrosa tetap diperlukan karena banyak faktor yang &#13;
mempengaruhi keefektifan penggunaan sukrosa dan masih memerlukan penelitian &#13;
lebih lanjut.</note>
 <note type="statement of responsibility">Syahwa, Azmi Sulintya</note>
 <subject authority="">
  <topic>Kata kunci: neonatus prematur, nyeri, sukrosa 24%,</topic>
 </subject>
 <classification>601.73 Sya p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>601.73 Sya p/R.22.8</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700119</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.8)</sublocation>
    <shelfLocator>601.73 Sya p/R.22.8</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32257</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 01:39:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-23 14:45:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>