Detail Cantuman

Image of Perbandingan efektifitas penggunaan metode closed endotracheal suction pada pasien cedera kepala berat yang menggunakan ventilator di ruang nccu rshs Bandung

 

Perbandingan efektifitas penggunaan metode closed endotracheal suction pada pasien cedera kepala berat yang menggunakan ventilator di ruang nccu rshs Bandung


PERBANDINGAN EFEKTIFIT AS PENGGUNAAN METODE CLOSED
ENDOTRACHEAL SUCTION DENGAN OPEN ENDOTRACHEAL SUCTION
PADA PASIEN CEDERA KEPALA ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700266610.7 Sum p/R.22.34Perpustakaan Pusat (REF.34)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.7 Sum p/R.22.34
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 67 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.7 Sum p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PERBANDINGAN EFEKTIFIT AS PENGGUNAAN METODE CLOSED
    ENDOTRACHEAL SUCTION DENGAN OPEN ENDOTRACHEAL SUCTION
    PADA PASIEN CEDERA KEPALA BERAT YANG MENGGUNAKAN
    VENTILATOR DI RUANG NCCU RSHS BANDUNG.

    ODED SUMARNA

    ABSTRAK

    Penelitian ini dimotivasi oleh semakin bertambahnya jumlah kasus
    kecelakaan yang mengalami cedera kepala berat sehingga menyebabkan
    penurunan kesadaran dan terjadi penurunan reflek batuk, menelan sehingga
    meningkatnya akumulasi secret yang dapat menyebabkan obstruksi jalan nafas dan
    terjadi gagal nafas sehingga hams dilakukan pemasangan ventilator dan dilakukan
    bersihan jalan nafas dengan cara suction. Tujuan penelitian adalah untuk
    mengetahui perbandingan efektifitas penggunaan metode closed endotracheal
    suction dengan open endotracheal suction pada pasien cedera kepala berat yang
    menggunakan ventilator di ruang NCCU RSHS Bandung.

    Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan
    rancangan pre dan post test, dengan jurnlah sampel 28 responden diantaranya 14
    responden yang open endotracheal suction dan 14 respond en closed endotracheal
    suction. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik concecotive sampling.
    Pengolahan data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji
    statistik t berpasangan (paired sample t test) untuk melihat perbedaan dalam
    kelompok.

    Hasil analisis bivariat dengan uji t berpasangan tidak terdapat adanya
    perbedaan yang bermakna tekanan darah dan nadi sebelum dan sesudah intervensi
    pada OES dengan diberikan rerata nilai saturasi oksigen sebelum intervensi adalah
    94,24 dengan standar deviasi 2,730 dan setelah intervensi rerata nilai saturasi
    oksigen 94,00 dengan standar deviasi 3,721. Tetapi hasil uji statistik didapatkan
    perbedaan yang bermakna nilai saturasi oksigen sebelum dan sesudah intervensi
    pada CES dengan p value 0,029 (p < 0,05) dengan diberikan rerata nilai saturasi
    oksigen sebelum intervensi pada CES adalah 91,14 dengan standar deviasi 9,139
    dan setelah intervensi didapatkan rerata nilai saturasi oksigen menjadi 92,14
    dengan standar deviasi 9,363. Hasil uji statistik tidak terdapat adanya perbedaan
    yang bermakna nilai saturasi oksigen sebelum intervensi antara OES dan CES
    dengan p value 0,236 (p < 0,05). Hasil uji statistik tidak terdapat perbedaan yang
    signifikan nilai saturasi oksigen sesudah intervensi antara OES dan CES dengan p
    value = 0,500. Perhitungan biaya yang menggunakan kelompok open endotrachea
    suction memerlukan biaya lebih tinggi dari pada kelompok closed endotrachea
    suction. Dampak dari penelitian ini diharapkan hendaknya pada pasien cedera
    kepala berat menggunakan metode closed endotrachea suction.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi