Detail Cantuman

Image of Perbedaan antara pemberian cairan rumatan menggunakan metode lemone&burke dan metode konvensional terhadap tanda-tanda vital dan keluaran urin pada pasien pascabedah laparatomi di ruang perawatan intensif

 

Perbedaan antara pemberian cairan rumatan menggunakan metode lemone&burke dan metode konvensional terhadap tanda-tanda vital dan keluaran urin pada pasien pascabedah laparatomi di ruang perawatan intensif


PERBEDAAN ANTARA PEMBERIAN CAIRAN RUMATAN
MENGGUNAKAN METODE LEMONE&BURKE DAN METODE
KONVENSIONAL TERHADAP TANDA-TANDA VITAL DAN

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700288610.7 Dew p/R.22.17Perpustakaan Pusat (REF.17)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.7 Dew p/R.22.17
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 64 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.7 Dew p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PERBEDAAN ANTARA PEMBERIAN CAIRAN RUMATAN
    MENGGUNAKAN METODE LEMONE&BURKE DAN METODE
    KONVENSIONAL TERHADAP TANDA-TANDA VITAL DAN
    KELUARAN URIN PADA PASIEN PASCABEDAH
    LAPARATOMI DI RUANG PERAWATAN INTENSIF

    NELLY HERMALA DEWl

    ABSTRAK

    Pasca bedah laparatomi adalah setelah dilakukannya operasi pembukaan
    perut. Peran perawat pada pasien pascabedah laparatomi adalah melakukan
    pengaturan pemberian cairan rumatan untuk menjaga keseimbangan cairan dan
    elektrolit dan mencegah terjadi syok hipovolemik. Pengaturan cairan rumatan
    modifikasi cara Lemone dan Burke (2008) membagi pemberian cairan
    berdasarkan proporsi jumlah cairan pada setiap shiftnya. Pengaturan proporsi ini
    berdasarkan kebutuhan cairan tubuh secara fisiologis sesuai irama sirkardian.
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tanda-tanda vital dan
    keluaran urin pada pasien pascabedah laparatomi dengan pemberian cairan
    rumatan menggunakan metode LeMone&Burke dan metode konvensional

    Metode penelitian bersifat analitik komparatif dengan rancangan
    penelitian menggunakan quasi experimental, dengan nonequivalent Control
    Group Design. Tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling, ukuran
    sampel 32 orang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontroJ. Kelompok
    intervensi diberikan cairan rumatan dengan metode LeMone dan
    Burke.Kemudian diukur tanda-tanda vital dan keluaran urin. Data dianalisis
    dengan independent sample t-test.

    Hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan bennakna pada rerata
    tekanan darah, frekuensi nafas, frekuensi nadi dan keluaran urin antara kelompok
    intervensi dan keJompok kontrol (p>0,05). Secara angka nyata terdapat nilai
    tanda-tanda vital dan keluaran urin lebih rendah dalam batas normal. Kesimpulan
    dari penelitian ini adalah tidak ada perbedaan bennakna rerata tekanan darah,
    frekuensi nadi, frekuensi nafas dan keluaran urin.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi