Detail Cantuman

Image of Pengalaman pasien coronary artery diseases mendapatkan terapi secara polofarmasi di hcu rumah sakit immanuel Bandung

 

Pengalaman pasien coronary artery diseases mendapatkan terapi secara polofarmasi di hcu rumah sakit immanuel Bandung



Polifarmasi adalah penggunaan tiga obat atau lebih setiap hari.

Pengobatan yang kompleks pada pasien CAD berpotensi ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700291610.7 Ros p/R.32Perpustakaan Pusat (REF.32)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.7 Ros p/R.32
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xii, 109 hlm,; 21 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.7 Ros p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab

  • Polifarmasi adalah penggunaan tiga obat atau lebih setiap hari.

    Pengobatan yang kompleks pada pasien CAD berpotensi mengakibatkan
    interaksi obat dan ditemukannya keluhan pasien CAD yang mendapatkan
    terapi secara polifannasi sehingga merupakan pengalaman yang bermasalah
    bagi pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi
    pengalaman pasien CAD yang mendapatkan terapi secara polifannasi di
    ruang HCU RS. Immanuel Bandung.

    Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan
    fenomenologi. Kriteria partisipan dalam penelitian ini adalah pasien CAD
    yang dirawat di ruang HCU, mendapatkan terapi fannakologi sesuai kriteria
    standar terapi 2: 3 obat-obatan yang berpotensi untuk berinteraksi : terdiri dari
    beta blocker, nitrat, aspirin dan lain-lain, kesadaran compos mentis, memiliki
    kemampuan dalam komunikasi, mampu menceritakan pengalamannya dengan
    lancar, hemodinamik stabil dan bersedia ikut dalam penelitian.

    Dari enam orang partisipan yang diwawancarai didapatkan tema dari
    pengalaman dimensi bioIogis adalah respon positif dan respon negatif.
    Respon positif yang dialami adalah perbaikan kondisi fisik dan respon
    negatif yang diaIami adalah pusing, Iemas serta gusi berdarah. Pengalaman
    dari dimensi psikoIogis adaIah respon berduka, kecemasan, beban yang terus
    menerus dan pengaruh terhadap tubuh. Respon berduka yang ditandai dengan
    berorientasi pada kesembuhan, kenyamanan dalam penjadwalan minum obat,
    yakin bahwa pengobatan poIifarmasi sesuai dengan kebutuhan dan yakin akan
    sembuh. Kecemasan yang dial ami diakibatkan memikirkan be ban biaya
    pengobatan, khawatir akan efek samping yang mungkin timbuI khususnya ke
    ginjal. Diperlukan upaya Iebih memperhatikan masalah fisik dan psikologis
    secara komprehensif dalam memberikan asuhan keperawatan terhadap pasien
    dengan CAD khususnya daIam penatalaksanaan pemberian obat.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi