Detail Cantuman

Image of Pengaruh discharge planning terhadap mekanisme koping pasien coronary artery diseases (CAD) di high care unit rs. Immanuel Bandung

 

Pengaruh discharge planning terhadap mekanisme koping pasien coronary artery diseases (CAD) di high care unit rs. Immanuel Bandung


PROGRAM MAGISTER ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU
KEPERA WATAN UNIVERSITAS P ADJADJARAN

Tesis, Juli 2011

Nur ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700296610.73 Kho p/R.22.123Perpustakaan Pusat (REF.123)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    610.73 Kho p/R.22.123
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    109 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    610.73 Kho p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • PROGRAM MAGISTER ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU
    KEPERA WATAN UNIVERSITAS P ADJADJARAN

    Tesis, Juli 2011

    Nur Intan Hayati H.K

    Pengaruh Discharge Planning Terhadap Mekanisme Koping Pasien Coronary
    Artery Disease (CAD) di High Care Unit RS Immanuel Bandung

    ABSTRAK

    Masalah fisik, psikologis, sosial sering dialami oIeh pasien coronary
    artery disease (CAD), sehingga pasien perlu mengembangkan mekanisme koping
    yang tepat. Kemampuan koping dapat ditingkatkan dengan pemberian pelayanan
    keperawatan yang komprehensif dan berkelanjutan dimulai sejak awal pasien
    dirawat yang tersusun melalui program discharge planning. Pelaksanaan program
    discharge planning bertujuan untuk mempersiapkan pasien dan keluarga dalam
    mengantisipasi permasalahan pasca rawat, serta upaya penanggulangannya.
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh discharge planning terhadap
    mekanisme koping pasien CAD di ruang High Care Unit RS Immanuel.

    Penelitian quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group,
    dilakukan . pada 66 responden yang didapatkan melalui systematic random
    sampling dengan pendekatan consecutive admission dan terbagi dalam 33
    responden kelompok perlakuan dan 33 responden kelompok kontrol.

    Hasil penelitian diperoleh bahwa secara umum mekanisme koping pasien
    CAD sebagian besar adaptif, baik sebelum intervensi program discharge planning
    (71,2%) dan sesudah intervensi program discharge planning (83,4%). Pada
    kelompok yang mendapatkan discharge planning rutin rumah sakit (kelompok
    kontrol) terdapat perbedaan yang signifikan antara mekanisme koping sebelum
    dan sesudah intervensi program discharge planning (p=O, 00). Pada kelompok
    perlakuan yang mendapatkan intervensi program discharge planning sesuai
    dengan rancangan penelitian terdapat perbedaan yang signifikan antara
    mekanisme koping sebelum dan sesudah intervensi program discharge planning
    (P=O,OO). Pada pengukuran perubahan rata-rata skor mekanisme koping sebelum
    dan sesudah diberikan intervensi program discharge planning, pada kelompok
    perlakuan secara signifikan rata-rata skor lebih besar dari pada kelompok kontrol.

    Dapat disimpulkan bahwa program discharge planning yang didesain pada
    penelitian ini lebih efektif dalam meningkatkan mekanisme koping pasien CAD
    dari pada pasien yang menggunakan program discharge planning rutin rumah
    sakit, sehingga dapat di rekomendasikan bahwa program discharge planning yang
    didesain dalam penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk mengembangkan
    standar operasional discharge planning pasien CAD dirumah sakit
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi