Detail Cantuman

Image of Analisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian komplikasi hematom femoral pada pasien setelah menjalani intervensi koroner perkutan di ruang cicu rshs Bandung

 

Analisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian komplikasi hematom femoral pada pasien setelah menjalani intervensi koroner perkutan di ruang cicu rshs Bandung


Analisis Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hematom Femoral
Pada Pasien Setelah Menjalani Intervensi Koroner Perkutan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700260616.12 Roh a/R.22.291Perpustakaan Pusat (REF.291)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    616.12 Roh a/R.22.291
    Penerbit MAGISTER KEPERAWATAN UNPAD : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv, 87 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    616.12 Roh a
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Analisis Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hematom Femoral
    Pada Pasien Setelah Menjalani Intervensi Koroner Perkutan

    Siti Rohimah

    ABSTRAK

    Intervensi koroner perkutan adalah tindakan non bedah yang diterapkan
    sebagai alternatif se lain bedah tandur arteri koroner dalam pengobatan sindrom
    koroner akut (SKA). Kemajuan teknik dalam intervensi koroner perkutan telah
    membawa hasil perbaikan secara keseluruhan sehingga dapat menurunkan
    morbiditas clan mortalitas yang diakibatkan oleh penyakit jantung koroner, namun
    komplikasi iatrogenik, seperti perdarahan masih mungkin terjadi, dilaporkan
    bahwa komplikasi vaskuler masih terjadi antara 1,6% sampai 15,4%. Kejadian
    komplikasi ini berhubungan dengan peningkatan risiko yang merugikan termasuk
    kematian, infark miokard, stroke, tindakan pembedahan ulang, peningkatan lama
    rawat inap dan peningkatan biaya perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk
    mengidentifikasi faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hematom
    femoral pasien setelah menjalani intervensi koroner perkutan yang di rawat di
    ruang intensif jantung. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan
    analitik observasional dengan desain studi cross-sectional. Dan teknik
    pengambilan sampel yang digunakan adalah consecutive sampling dengan ukuran
    sampel 46 pasien setelah menjalani intervensi koroner perkutan yang telah di
    angkat sheat kateter diobservasi terhadap adanya kejadian hematom femoral.
    Variabel independen pada penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, berat badan,
    perokok, hipertensi, kholesterol, DM dan riwayat penggunaanobat antikoagulan
    sedangkan variabel dependennya adalah hematom femoral. Data dianalisis
    -oivariat dengan Fisher's Exact Test dan Analisis multivariat dengan regresi .
    logistik binomial. Hasil analisis bi vari at menunjukan ada hubungan yang
    signifikan antara perokok dengan hematom femoral setelah menjalani intervensi
    koroner perkutan dengan nilai p 0,001 (p
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi