<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32194">
 <titleInfo>
  <title>Komunikasi politik perempuan anggota parlemen:</title>
  <subTitle>studi fenomenologi politik perempuan di DPRD kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yusuf, Ratna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>184 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tesis dengan judul Komunikasi Politik Perempuan Anggota Parlemen, &#13;
(studi Fenomenologi para politisi perempuan anggota DPRD kabupaten Wajo, &#13;
Provinsi Sulawesi Selatan). Bermaksud mengungkap, mengkaji dan menganalisis &#13;
komunikasi politik para politisi perempuan anggota parlemen di DPRD &#13;
kabupaten Wajo, provinsi Sulawesi Selatan. &#13;
&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif &#13;
dengan tradisi fenomenologi, yang menjadikan 7 orang politisi perempuan &#13;
anggota DPRD sebagai informan kunci. Teknik pengumpulan data menggunakan &#13;
pengamatan berperan serta, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. &#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (I). Motif menjadi anggota DPRD &#13;
adalah aktualisasi kemampuan diri dan keinginan untuk memajukan peran serta &#13;
kaum perempuan di ranah publik ; (2). Pemaknaan sebagai anggota DPRD adalah &#13;
sebagai mitra dan jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam &#13;
kehidupan sosial, pemerintah dan kemasyarakatan; (3). Simbol yang digunakan &#13;
politisi perempuan dalam berinteraksi dengan konstituennya adalah simbol non &#13;
verbal dan verbal. (4). Gaya komunikasi politik politisi perempuan dalam &#13;
menyerap dan memperjuangkan aspirasi adalah dengan mengikuti mekanisme &#13;
secara prosedural dan cara-cara tersendiri yang dilakukan oleh masing-masing &#13;
politisi perempuan yang melahirkan gaya pengemasan pesan-pesan komunikasi &#13;
politik berupa : gaya struktur fungsional, lobying, gaya dinamis dan gaya &#13;
komunikasi idealis feminis. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Yusuf, Ratna</note>
 <subject authority="">
  <topic>Tesis dengan judul Komunikasi Politik Perempuan An</topic>
 </subject>
 <classification>302.2  Yus k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2  Yus k/R.21.55</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700307</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.21.55)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2  Yus k/R.21.55</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32194</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 00:53:50</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-05 11:37:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>