Detail Cantuman

Image of Keterbukaan Komunikasi Dalam Mensiptakan Iklim Komunikasi Yang Kondunsif Di Perpustakaan (studi kasus tentang keterbukaan Komunikasi dalam menciptakan iklim komunikasi yang kondunsif di kantor perpustakaan dan arsip daerah kabupaten Buleleng, Singaraja-Ba

 

Keterbukaan Komunikasi Dalam Mensiptakan Iklim Komunikasi Yang Kondunsif Di Perpustakaan (studi kasus tentang keterbukaan Komunikasi dalam menciptakan iklim komunikasi yang kondunsif di kantor perpustakaan dan arsip daerah kabupaten Buleleng, Singaraja-Ba


Penelitian tentang "Keterbukaan Komunikasi Dalam Menciptakan Iklim Komunikasi
yang Kondusif di Perpustakaan (Studi Kasus Tentang Keterbukaan ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700007302.2 Sup k/R.21.167Perpustakaan Pusat (REF.168)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Sup k/R.21.167
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 167 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Sup k
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penelitian tentang "Keterbukaan Komunikasi Dalam Menciptakan Iklim Komunikasi
    yang Kondusif di Perpustakaan (Studi Kasus Tentang Keterbukaan Komunikasi
    dalam Menciptakan Iklim Komunikasi yang Kondusif di Kapusipda Kabupaten
    Buleleng)". Pembimbing I : Dr. Hj. Tine Silvana Rachmawati, M.Si. dan
    Pembimbing 11 : Drs. H. Yunus Winoto, M.Pd.

    Tujuan penelitian untuk : 1) mengetahui keterbukaan komunikasi dalam menciptakan
    iklim komunikasi yang kondusif di Kapusipda Kabupaten Bule1eng dari aspek
    komunikasi atasan; 2) mengetahui keterbukaan komunikasi dalam menciptakan iklim
    komunikasi yang kondusif di Kapusipda Kabupaten Bule1eng dari aspek komunikasi
    bawahan ; 3) mengetahui implikasi keterbukaan komunikasi dalam menciptakan
    iklim komunikasi yang kondusif di Kapusipda Kabupaten Buleleng. Metode
    penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Informan kunci
    adalah pengelola Kapusipda Kabupaten Bule1eng, sebanyak sepuluh narasumber.
    Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) berdasarkan aspek komunikasi
    atasan belum sepenuhnya dilaksanakan karena masih terdapat beberapa atasan yang
    tidak pemah mengkomunikasikan pada bawahan, misalnya hasil rapat. Seyogyanya
    atasan yakni kepala seksi hams menyediakan informasi atau dapat menjembatani
    antara bawahan dengan pimpinan yang lebih tinggi lagi kedudukannya dalam
    organisasi tersebut; 2) berdasarkan aspek komunikasi bawahan terlihat sudah berjalan
    efektif yang berarti adanya hubungan komunikasi antara bawahan dan atasan yang
    efektif sesuai kondisi lingkungan dan seimbang. Adanya kesediaan atasan
    mendengarkan keluhan atau kesulitan pekerjaan dan menerima saran atau gagasan
    yang disampaikan bawahannya dengan cara membuka pintu lebar-lebar bagi
    bawahan; 3) implikasi keterbukaan komunikasi dalam menciptakan iklim komunikasi
    yang kondusif di Kapusipda Kabupaten Buleleng terlihat adanya kepercayaan,
    kedekatan, dukungan, dan bersedia mendengarkan masalah, serta bersedia menerima
    kelebihan dan kekurangan.

    Simpulan penelitian sebagai berikut: 1) berdasarkan aspek komunikasi atasan be1um
    sepenuhnya dilaksanakan karena masih terdapat beberapa atasan pada tingkatan
    kepala seksi yang belum mengkomunikasikan informasi ke bawahan, misalnya hasil
    rapat.; 2) berdasarkan aspek komunikasi bawahan terlihat adanya hubungan
    komunikasi antara bawahan dan atasan yang efektif sesuai kondisi lingkungan dan
    seimbang. Adanya kesediaan atasan mendengarkan keluhan atau kesulitan pekerjaan
    dan menerima saran atau gagasan yang disampaikan bawahannya dengan cara
    membuka pintu lebar-lebar bagi bawahan; 3) implikasi keterbukaan komunikasi
    dalam menciptakan iklim komunikasi yang kondusif di Kapusipda Kabupaten
    Buleleng terlihat adanya kepercayaan, kedekatan, dukungan, dan bersedia
    mendengarkan masalah, serta bersedia menerima ke1ebihan dan kekurangan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi