<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32155">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kenden, Ermayati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Sosial Dan Politik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 146 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan menjelaskan interaksi sosial penderita HIV / AIDS &#13;
dalam masyarakat kota Jayapura. Pendekatan yang digunakan adalah teori &#13;
interaksi simbolik dari Herbert Blumer, untuk mengkaji interaksi dan jarak sosial &#13;
diantara para penderita HIV / AIDS dengan kelompok masyarakat. Penelitian &#13;
menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui &#13;
wawancara, pengamatan, dan studi dokumentasi. Sembilan kasus diperoleh dari &#13;
LSM pendamping HIV / AIDS di Kota Jayapura. &#13;
&#13;
Penelitian menemukan bahwa kehidupan Kota Jayapura, khususnya &#13;
Abepura, dengan pertumbuhan penduduk pendatang dan tempat-tempat &#13;
pertemuan publik yang permisif, membuka ruang bagi interaksi seksual multi &#13;
pasangan yang mendorong semakin cepatnya penyebaran HIV / AIDS. Adapun &#13;
interaksi sosial penderita HIV / AIDS dengan lingkungan sosialnya tergantung &#13;
pada pengetahuan dan pemahaman tentang sebab akibat penyakit tersebut, baik &#13;
dari pihak penderita HIV / AIDS maupun orang-orang lain di lingkungannya. &#13;
Keterkejutan semua pihak akan status positif mengidap HIV / AIDS, terutama &#13;
disebabkan kaitan simbolik di antara penyakit tersebut dengan perilaku seksual &#13;
bebas yang menyimpang dari norma-norma sosial yang mengacu pada ajaran &#13;
agama, sehingga muncul stigma terhadap penderita. Stigma bisa bersifat internal, &#13;
yaitu dari penderita sendiri, yang kemudian menarik diri dari pergaulan sosial. &#13;
Stigma eksternal muncul spontan dari lingkungan sosialnya pada kelompok &#13;
masyarakat. Namun kelompok masyarakat dari kalangan keluarga lebih dapat &#13;
menerima penderita, khususnya setelah mendapatkan pengetahuan yang memadai &#13;
tentang penyakit HIV / AIDS yang tidak selalu berpangkal pada perilaku &#13;
menyimpang dari penderita. Fungsi keluarga sebagai sumber perlindungan dan &#13;
kasih sayang bekerja relatif baik untuk membantu penderita melanjutkan &#13;
kehidupannya. Kelompok masyarakat pada umumnya menarik jarak dari penderita &#13;
HIV/AIDS karena stereotip negatif tentang sebab akibat penyakit tersebut. &#13;
Kekecualian adalah pada para pegiat LSM pendamping penderita HIV / AIDS, &#13;
yang sesungguhnya merupakan orang yang hidup di lingkungan tempat tinggalnya &#13;
penderita. Namun misi, pengetahuan, dan pengalaman mereka, kemudian justru &#13;
menjadikan mereka sebagai kelompok masyarakat yang hidup bersama-sama &#13;
dalam satu atap yang mendukung pemulihan kehidupan sosial para penderita &#13;
HIV/AIDS di Kota Jayapura. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Kenden, Ermayati</note>
 <subject authority="">
  <topic>Interaksi Sosial, Penderita HIV/AIDS, Kelompok</topic>
 </subject>
 <classification>302 Ken i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302 Ken i/R.17.18</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700271</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.17.18)</sublocation>
    <shelfLocator>302 Ken i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32155</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 00:53:50</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-05 10:23:09</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>