Pemulihan citra direktorat jendral pajak RI
Peneliti: Gilang Kumari Putra, M.I.Kom
NPM : 210120080033
Judul Penelitian: PEMULIHAN CITRA DIREKTORA T JENDERAL PAJAK
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700434 302.2 Put p/R.21.146 Perpustakaan Pusat (REF.21.146) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 302.2 Put p/R.21.146Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik iii,; 97 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 302.2 Put pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Putra, Gilang Kumari -
Peneliti: Gilang Kumari Putra, M.I.Kom
NPM : 210120080033
Judul Penelitian: PEMULIHAN CITRA DIREKTORA T JENDERAL PAJAK
RI, Studi kasus : Mengenai Strategi Komunikasi Humas Ditjen Pajak RI
Dalam Upaya Pemulihan Citra Pascakasus Gayus
Munculnya kepermukaan kasus Gayus dan diikuti berbagai kasus pajak
yang lain yang melibatkan oknum pegawai dan pejabat pajak baik di pusat
maupun di daerah, membuat masyarakat seakan hilang kepercayaan kepada badan
yang bertugas mengumpulkan pajak ini, Ditjen Pajak sebagai "pemeran utama"
dalam kasus Gayus dirasa perlu melakukan upaya pemulihan citra. Pemulihan
harus dilakukan secara cepat, tepat, dan sistematis karena meski bagaimanapun
sebagai badan yang bertugas sebagai pengumpul dan pengelolaan pajak yang
merupakan sumber utama dalam penerimaan APBN harus bergerak cepat, karena
ketidakpercayaan rnasyarakat khususnya pernilik NPWP akan berdampak buruk
terhadap penerirnaan pajak yang tentunya akan rnengganggu stabilitas
perekonomian nasional.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus,
di mana penelitian ini berusaha memberikan gambaran dan penjelasan tentang
strategi komunikasi yang dilakukan Humas Ditjen Pajak RI dalam upaya
pemulihan citra dengan didukung oleh data dan wawancara dengan key
information yang terkait. Metode studi kasus yang diterapkan dalam penelitian ini
adalah studi kasus deskriptif, yaitu studi kasus yang tujuannya untuk memberikan
gambaran yang mendalam dan detail mengenai sebuah kasus.
Pasca kasus Gayus Halomoan Tambunan, hal yang paling hilang dari
Direktorat Jenderal Pajak adalah kepercayaan publiknya serta masyarakat luas
akibat tercemarnya reputasi atau nama baik organisasi. Dengan demikian
diperlukan upaya sungguh-sungguh untuk memulihkan citra organisasi. Selain itu
pemilihan strategi yang tepat dapat mempercepat upaya pemulihan citra
organisasi dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak. Direktorat Jenderal Pajak
melakukan strategi pemulihan citra berupa sosialisasi dan publikasi kepada wajib
pajak terkait dengan komitmen organisasi dalarn rnelakukan pembenahan internal
organisasi. Sosialisasi dilakukan baik secara langsung dengan audiens maupun
dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi termasuk media
massa. Dalam upaya memulihkan citra Direktorat Jenderal Pajak tidak terlepas
dari kendala atau hambatan yang berupa kondisi masyarakat itu sendiri yang telah
memiliki persepsi buruk terhadap organisasi pasca munculnya pemberitaan kasus
Gayus Halomoan Tambunan. Media memegang peranan penting dalam upaya
memulihkan citra Direktorat Jenderal Pajak sehingga pemanfaatan media sangat
relevan dalam aktivitas komunikasi massa terkait hal tersebut. Media yang
digunakan dalam aktivitas pemulihan citra Direktorat Jenderal Pajak adalah media
cetak seperti surat kabar dan majalah serta brosur atau poster maupun media
elektronik seperti televisi dan internet. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






