Detail Cantuman

Image of Implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir (PEMP) di desa negeri lima kecamatan leihitu kabupaten maluku tengah

 

Implementasi kebijakan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir (PEMP) di desa negeri lima kecamatan leihitu kabupaten maluku tengah


Masyarakat nelayan di desa Negeri Lima merupakan masyarakat nelayan yang rata-rata
mempunyai tingkat ekonomi lemah disebabkan Sumberdaya ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700368320 Mah iPerpustakaan Pusat (REF.17.60)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    320 Mah i/R.17.60
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    iiv,; 156 hlm ,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    320 Mah i
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Masyarakat nelayan di desa Negeri Lima merupakan masyarakat nelayan yang rata-rata
    mempunyai tingkat ekonomi lemah disebabkan Sumberdaya Manusia (SDM) rendah karena
    tingkat pendidikan mereka pada umumnya hanya lulusan sekolah dasar. Masalah inilah yang
    menjadi hambatan untuk kemajuan ekonomi mereka sebagai masyrakat nelayan. Sehingga salah
    satu kebijakan yang dirumuskan dalam program pemerintah untuk mengatasi masalah ini adalah
    kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (PEMP). Namun pada kenyataannya
    program yang dilaksanakan belum secara optimal memihak kepada masyarakat nelayan
    sebagai penerima kebijakan.

    Penelitian ini di fokuskan pada implementasi kebijakan dengan tujuan untuk mengetahui faktor­
    faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir
    (pEMP) di desa Negeri Lima kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah, sehingga
    pelaksanaan tidak sesuai dengan tujuan dan harapan dari kebijakan program, serta bagaimana
    infakldampaknya terhadap masyarakat nelayan kepemilikan kolektif dan nelayan kepemilkan
    individu.

    Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dan informasi diperoleh melalui
    penelusuran literatur, wawancara dengan informan serta didukung oleh dokumen yang sesuai
    dengan latarbelakang penelitian. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Data yang
    diperoleh kemudian diuji keabsahannya dengan menggunakan teknik pengumpulan data dan
    penarikan kesimpulan setelah dilakukan verifikasi atau pembuktian.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab pemerintah daerah (DKP) dan pihak-pihak
    yang terkait dalam mewujudkan tujuan kebijakan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir
    (pEMP) di desa Negeri Lima Kecamatan Leihitu tidak terlaksanakan dengan baik sebagaimana
    yang diharapkan, karena ada factor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas implementasi
    kebjakan tersebut yakni, kepentingan yang berpengaruh, jenis keuntungan, tingkat perubahan
    yan diharapkan, tempat pengambilan keputusan, para pelaksana program, sumber-sumber yang
    dilibatkan, strategi dari pelakulaktor yang terlibat, karakteristik lembaga dan pemerintah serta
    penyelesaian dan responsif dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir (pEMP) di desa
    Negeri Lima Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi