Detail Cantuman

Image of HAK PRIV ASI NARARASUMBER DALAM PROGRAM INFOTAINMEN 
TELEVISI 

(Studi Kasus Mengenai Pemahaman dan Penerapannya Oleh Produser Pelaksana 
pada Liputan Kasus Video Ariel

 

HAK PRIV ASI NARARASUMBER DALAM PROGRAM INFOTAINMEN TELEVISI (Studi Kasus Mengenai Pemahaman dan Penerapannya Oleh Produser Pelaksana pada Liputan Kasus Video Ariel "peterpan"),


Tak ada program acara televisi sekontroversi infotainmen. Sejak
kemunculannya pada 1995, infotainmen telah menuai banyak kecaman, terutama ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001120700068302.234 5 Kha hPerpustakaan Pusat (REF.17,41)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.234 5/R.17.41
    Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xv,;201 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.234 5
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tak ada program acara televisi sekontroversi infotainmen. Sejak
    kemunculannya pada 1995, infotainmen telah menuai banyak kecaman, terutama
    yang berkaitan dengan sisi kehidupan pribadi para selebriti yang menjadi
    narasumber utamanya. Isi infotainmen telah memasuki wilayah paling pribadi.
    Apalagi, jika skandal yang terjadi berkembang jauh menjadi kasus menghebohkan
    dan kemudian memasuki jalur hukum, seperti kasus video Ariel "peterpan".

    Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mengkaji lebih dalam bagaimana
    pemahaman dan penerapan hak privasi narasumber pada program infotainmen
    televisi, khususnya pada liputan kasus video Ariel "peterpan". Penelitian yang
    menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini melibatkan
    lima produser pelaksana program infotainment televisi sebagai subjek penelitian.
    Adapun teknik pengumpulan data yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi :
    wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan. Sedangkan rancangan
    analisis data menggunakan model Analisis Interaktif yang meliputi tahapan :
    pengumpulan data, reduksi data, dan display atau penyajian data. Pemeriksaan
    keabsahan data dilakukan dengan cara : memperpanjang observasi, pengamatan
    terns menerus, dan triangulasi.

    Dari penelitian ini diketahui, pada dasamya para informan penelitian telah
    memahami hak privasi narasumber. Menyangkut selebriti yang menjadi
    narasumber utama infotainment, sebagai public figure mereka harus siap berbagi
    sebagian kehidupan pribadinya kepada publik. Bukan hanya karya dan
    prestasinya, tapi juga sisi lain kehidupan pribadi mereka. Mengenai kasus video
    yang melibatkan Ariel "peterpan", para informan berpendapat, meski konten
    video tersebut bersifat pribadi namun karena sudah memasuki wilayah hukum, hal
    tersebut menjadikannya bukan lagi sebagai bagian dari privasi para artis yang
    diduga sebagai pelaku.

    Penghormatan terhadap hak privasi narasumber telah coba diterapkan oleh
    para produser program infotainmen pada seluruh tahapan produksi Meskipun

    . begitu, pelanggaran masih kerap terjadi, khususnya pada tahap peliputan.

    Pelanggaran pada peliputan kasus video Ariel "peterpan", diakui para produser
    pelaksana sebagai kelalaian. Pasca teguran KPI, mereka segera menata ulang
    peliputan dan penayangan program menjadi lebih santun sehingga meminimalisir
    terjadinya pelanggaran hak privasi narasumber.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi