<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32110">
 <titleInfo>
  <title>Komunikasi AntarBudaya Dalam Negosiasi Bisnis</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mukhlisiana, Lusy</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiii, 230 hlm. ; il. ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>LUSY MUKHLISIAN~ 210220100002. Komunikasi Antarbudaya Dalam Negosiasi &#13;
Bisnis, Studi Fenomenologi Komunikasi Antarbudaya Dalam Negosiasi Bisnis antara &#13;
Pelaku Negosiasi PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, dengan PT. Huawei Tech &#13;
Investment. Ketua Komisi Pembimbing Dr. Eni Maryani, M.Si., dan anggota Komisi &#13;
Pembimbing Drs.Agus Rusmana,M.A. Magister llmu Komunikasi. Program Pendidikan &#13;
Magister. Program Studi Komunikasi. Konsentrasi Komunikasi Bisnis. &#13;
&#13;
Tesis yang berjudul &quot;Komunikasi Antarbudaya Dalam Negosiasi Bisnis, Studi &#13;
Fenomenologi Komunikasi Antarbudaya Dalam Negosiasi Bisnis antara Pelaku &#13;
Negosiasi PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk, dengan PT. Huawei Tech Investment&quot; ini &#13;
berrnaksud untuk untuk menelaah dan memahami lebih lanjut mengenai komunikasi &#13;
antarbudaya dalam negosiasi bisnis, yakni antara pelaku negosiasi PT. Telekomunikasi &#13;
Indonesia dengan PT. Huawei Tech Investment. Tujuan yang ingin dicapai melalui &#13;
penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri pelaku negosiasi PT. &#13;
Telekomunikasi Indonesia dan PT. Huawei Tech Investment dalam kegiatan negosiasi &#13;
bisnis, untuk mengetahui pengalaman pelaku negosiasi PT. Telekomunikasi Indonesia &#13;
dan PT. Huawei Tech Investment dalam kegiatan negosiasi bisnis, serta untuk &#13;
mengetahui pemaknaan pelaku negosiasi PT. Telekomunikasi Indonesia dan PT. &#13;
Huawei Tech Investment tentang komunikasi antarbudaya dalam kegiatan negosiasi &#13;
bisnis. &#13;
&#13;
Pertanyaan penelitian yang diajukan adalah : Bagaimana konsep diri pelaku negosiasi &#13;
PT. Telekomunikasi Indonesia dan PT. Huawei Tech Investment kegiatan negosiasi &#13;
bisnis ? Bagaimana pengalaman pelaku negosiasi PT. Telekomunikasi Indonesia dan &#13;
PT. Huawei Tech Investment dalam kegiatan negosiasi bisnis ? Bagaimana pelaku &#13;
negosiasi PT. Telekomunikasi Indonesia dan PT. Huawei Tech Investment memaknai &#13;
komunikasi antarbudaya dalam kegiatan negosiasi bisnis ? Metode penelitian yang &#13;
digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Subjek &#13;
Penelitian adalah pelaku negosiasi PT. Telekomunikasi Indonesia yang melakukan &#13;
negosiasi bisnis dengan PT.Huawei Tech Investment dan pelaku negosiasi PT.Huawei &#13;
Tech Investment yang melakukan negosiasi bisnis dengan PT. Telekomunikasi &#13;
Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam dan &#13;
pengamatan. &#13;
&#13;
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa :l).Konsep Diri pelaku negosiasi yang &#13;
terbentuk dari collective self-esteem pelaku negosiasi PT.Telekomunikasi Indonesia &#13;
adalah sebagai karyawan professional yang bekerja sesuai prosedur, sementara pelaku &#13;
negosiasi PT.Huawei Tech investment adalah sebagai pekerja keras yang bekerja &#13;
berlandaskan falsafah budaya Cina. 2) Pengalaman pelaku negosiasi diklasifikasikan &#13;
menjadi dua, yaitu pengalaman berbeda budaya menjadi hambatan dalam negosiasi dan &#13;
pelaku negosiasi memahami dan menyadari adanya kesamaan pengalaman berupa &#13;
kesulitan berkomunikasi. 3)Pemaknaan pelaku negosiasi dikategorikan menjadi dua &#13;
yaitu pemaknaan pelaku negosiasi tentang perbedaan budaya dalam proses negosiasi &#13;
dan pemaknaan pelaku negosiasi tentang upaya mengatasi perbedaan budaya yang &#13;
terjadi pada komunikasi antarbudaya dalam negosiasi bisnis.</note>
 <note type="statement of responsibility">Mukhlisiana, Lusy</note>
 <subject authority="">
  <topic>Tesis yang berjudul &quot;Komunikasi Antarbudaya Dalam </topic>
 </subject>
 <classification>302.2 Muk k</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.2 Muk k/R.21.126</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700031</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.126)</sublocation>
    <shelfLocator>302.2 Muk k/R.21.126</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32110</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 00:53:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-02-01 08:53:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>