Detail Cantuman

Image of Hubungan antara relasi remaja - orangtua dengan orientasi masa depan di bidang pendidikan siswa kelas II SMA N I Ternate

 

Hubungan antara relasi remaja - orangtua dengan orientasi masa depan di bidang pendidikan siswa kelas II SMA N I Ternate


Orientasi masa depan di bidang pendidikan itu penting bagi remaja akhir karena
memiliki hubungan erat terhadap tugas perkembangan di tahap ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100700332306.874 San h/R.19.199Perpustakaan Pusat (REF.19.199)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    306.874 San h/R.19.199
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii, 166 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    306.874 San h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Orientasi masa depan di bidang pendidikan itu penting bagi remaja akhir karena
    memiliki hubungan erat terhadap tugas perkembangan di tahap dewasa awal
    namun banyak remaja belum memilikinya. Ada sejumlah faktor dalam kehidupan
    yang berhubungan dengan orientasi masa depan remaja di bidang pendidikan
    salah satunya adalah relasi dalam keluarga. Berdasarkan fenomena tersebut,
    peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai hubungan antara relasi
    remaja-orangtua dengan orientasi masa depan remaja di bidang pendidikan siswa
    kelas II SMA N 1 Temate.

    Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendapatkan gambaran mengenai
    hubungan antara kualitas relasi Individualitas (Individuality) remaja-orangtua
    dengan orientasi masa depan remaja dibidang pendidikan (2) untuk mendapatkan
    gambaran mengenai hubungan . antara kualitas relasi Keterhubungan
    (Connectedness) antara remaja-orangtua dengan orientasi masa depan remaja
    dibidang pendidikan. Landasar teori yang digunakan adalah Relasi remaja­
    orangtua dari Grotevant & Cooper (1994) dan orientasi masa depan dari Nurmi
    (1991).

    Subjek penelitian adalah siswa kelas 11 SMA N 1 Temate, sebanyak 121 siswa.
    Data penelitian diperoleh dengan kuesioner kualitas relasi Individualitas (26
    item), kuesioner kualitas relasi Keterhubungan (27 item) dan kuesioner orientasi
    masa depan di bidang pendidikan (55 item). TEknik analisis data yang digunakan
    untuk pengujian hipotesis dengan korelasi Spearman Rank Hasil pengujian
    hipotesis menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kualitas relasi
    individualitas dan kualitas relasi keterhubungan remaja-orangtua dengan orientasi
    masa depan remaja di bidang pendidikan.

    Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tidak jelasnya orientasi masa depan remaja
    di bidang pendidikan karena dalam berelasi orangtua tidak memberikan
    kesempatan kepada remaja untuk menyampaikan pendapatnya yang berbeda
    dengan orangtua membuat remaja selalu menerima setiap keputusan orangtua
    yang berkaitan dengan pendidikan di masa depannya
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi