Detail Cantuman

Image of Penggunaan maskot beruang madu (helarctos malayanus euryspilus) pada sosialisasi pesan konservasi oleh pemerintah kota Balikpapan Kaltim

 

Penggunaan maskot beruang madu (helarctos malayanus euryspilus) pada sosialisasi pesan konservasi oleh pemerintah kota Balikpapan Kaltim


Penggunaan Maskot Beruang Madu (Heiarctos malayanus euryspilus)
Pada Sosialisasi Pesan Konservasi Oleh Pemerintah Kota Balikpapan

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100700321302.259 833 Sar p/R.25.2Perpustakaan Pusat (REF.2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.259 833 Sar p/R.25.2
    Penerbit Magister Ilmu Lingkungan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiv, 131 hlm. ; il. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.259 833 Sar p
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Penggunaan Maskot Beruang Madu (Heiarctos malayanus euryspilus)
    Pada Sosialisasi Pesan Konservasi Oleh Pemerintah Kota Balikpapan
    Kalimantan Timur

    Eva Kumala Sari

    Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Padjajaran

    Pembimbing

    Prof. Johan Iskandar, MSc., Ph.D, Dr. Teguh Husodo, M.Si

    ABSTRAK

    Penggunaan maskot konservasi beruang madu merupakan salah satu upaya
    konservasi Pemkot Balikpapan dalam melindungi keberadaan Hutan Lindung Sungai
    Wain. Maskot beruang madu adalah alat pemasaran pesan konservasi Hutan Lindung
    Sungai Wain kepada penduduk kota Balikpapan. Penggunaan maskot beruang madu
    didukung teknik-teknik pemasaran konservasi, salah satunya dengan menggunakan
    media massa. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan penduduk Kota
    Balikpapan akan maskot beruang madu sebagai maskot konservasi, faktor-faktor
    komunikasi massa dan faktor-faktor persepsi yang mempengaruhi sikap pro
    konservasi, dan keefektifan maskot beruang madu. Studi ini menggunakan metode
    dominant qualitative less dominant quantitative. Data dikumpulkan melalui
    wawancara terstruktur terhadap 100 responden menggunakan kuesioner dan
    wawancara semi terstruktur terhadap inform an kunci menggunakan pedoman
    wawancara. Hasil studi menunjukkan bahwa maskot beruang madu diketahui oleh
    penduduk sebagai maskot konservasi Kota Balikpapan. Faktor individual komunikasi
    massa atensi-retensi-persepsi selektif merupakan faktor yang paling mempengaruhi
    pengetahuan konservasi penduduk. Faktor internal persepsi pengetahuan merupakan
    faktor yang paling mempengaruhi sikap pro konservasi penduduk. Maskot beruang
    madu efektif memasarkan pesan konservasi Hutan Lindung Sungai Wain kepada
    penduduk Kota Balikapapan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi