Detail Cantuman

Image of Hubungan intensitas komunikasi melalui internet dengan sosiabilitas individu : studi korelasional tentang Computer-Mediated Communication pada mahasiswa di Bandung

Text  

Hubungan intensitas komunikasi melalui internet dengan sosiabilitas individu : studi korelasional tentang Computer-Mediated Communication pada mahasiswa di Bandung


ABSTRAK

Intensitas komunikasi melalui Internet telah dinyatakan oleh teori Tie Strength and Media Use sebagai faktor yang dapat ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001110700298302.23 Tam h/P.14Perpustakaan Pusat (REF.P.14)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.23 Tam h/P.14
    Penerbit Program Pascasarjana Unpad : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xxvi, 313 hlm.; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.23 Tam h
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK

    Intensitas komunikasi melalui Internet telah dinyatakan oleh teori Tie Strength and Media Use sebagai faktor yang dapat memberikan dampak positif pada keeratan ikatan sosial yang dimiliki oleh seorang individu yang berada dalam lingkungan di mana tersedia perangkat komputer yang memiliki akses Internet. Teori tersebut berargumentasi bahwa akses Internet yang dimiliki oleh seorang individu akan menjadi pelengkap yang unggul pada repertoar media yang dimilikinya dalam rangka memelihara keeratan ikatan sosial yang telah ada atau mengembangkan ikatan sosial yang lemah.

    Penelitian yang merupakan studi korelasional ini memberikan gambaran bahwa perbedaan konteks dapat mengakibatkan tidak cocoknya ideal seperti yang dikonstruksikan oleh teori tersebut. Semakin tinggi. frekuensi dan durasi komunikasi melalui Internet ternyata dapat memiliki potensi untuk cenderung melemahkan keeratan ikatan individu dengan orang-orang yang dekat, sementara frekuensi dan durasi tersebut tidak memiliki hubungan dengan tingkat kemudahan bergaul yang ada pada individu. Fenomena yang diungkapkan penelitian ini dapat dipahami dalam kaitannya dengan perbedaan kualitas infrastruktur Internet (dibandingkan dengan tempat di mana teori tersebut berasal) dan belum begitu berkembangnya budaya untuk menggunakan Internet sebagai media yang lebih dari sekedar sumber informasi, tapi media komunikasi.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi