<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32084">
 <titleInfo>
  <title>Maskulinitas:</title>
  <subTitle>konstruksi sosial oleh media massa</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Handaningtias, Uliviana Restu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana Unpad</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xvi,;166 hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
&#13;
Penelitian ini berbicara mengenai konstrnksi sosial oleh media massa &#13;
untuk membangun sebuah dunia sosial yang menghubungkan antara seorang &#13;
manusia sebagai konsumen dan juga sebagai anggota kelompok sosial bemama &#13;
metroseksuaI. Penelitian ini menggunakan model analisis wacana kritis yang &#13;
dikemukakan oleh Norman Fairclough dan teori Psikoanalisis Jacques Lacan &#13;
sebagai pendekatan penelitian. Penelitian ini juga bernsaha untuk melihat lebih &#13;
luas mengenai aspek-aspek identitas yang -rnernbanguri identitas metroseksual &#13;
seorang pna. &#13;
&#13;
Eksplorasi mengenai tanda-tanda metroseksual di kumpulkan dari sebuah &#13;
medan wacana bemama majalah Cosmopolitan Men Indonesia. Majalah ini &#13;
merupakan majalah hiburan khusus pria yang merepresentasikan kehidupan sosial &#13;
seorang pria dalam dunia modem. Setiap tanda mengenai metroseksual &#13;
dikelompokkan berdasarkan tiga kategori, yaitu; praktik sosial, praktik &#13;
kewacanaan, dan teks. Tanda-tanda metroseksual yang telah dikelompokkan &#13;
kemudian di uraikan kembali dengan menggunakan pendekatan mengenai tubuh &#13;
dan hasrat 'ingin menjadi' yang diteorikan oleh Jacques Lacan. Hasrat yang &#13;
dimaksud adalah hasrat 'ingin menjadi' maskulin yang kemudian diterjemahkan &#13;
kedalam sebuah kebiasaan barn atau tren barn bemama metroseksual. &#13;
&#13;
Dunia barn maskulin yang dibangun melalui tanda-tanda metroseksual &#13;
kemudian dipahami sebagai aspek identitas mengenai; tubuh, wanita, dan &#13;
kesuksesan. Ketiga tanda identitas tersebut, menyatakan diri baik sebagai praktik &#13;
sosial (budaya makan, minum, dan menjalin hubungan cinta yang terbarnkan), &#13;
juga sebagai praktik kewacanaan (simbol yang melekat pada materi menjadi &#13;
simbol identitas itu sendiri, misalnya adalah simbol cafe yang melekat pada &#13;
identitas kaum urban sebagai salah satu ciri metroseksual), dan teks-teks materil &#13;
(produk-produk dalam kemasan) yang lebih banyak bercerita tentang siapa diri &#13;
&quot;seseorang&quot; dibandingkan orang tersebut dalam berkehidupan (Jam tangan Tag &#13;
Heuer bagi seorang pria cukup untuk menegaskan bahwa dirinya adalah seorang &#13;
pria maskulin, daripada ia harns terlihat berotot dan berkeringat). &#13;
&#13;
Secara sederhana, penelitian ini memperlihatkan bagaimana tubuh &#13;
manusia memainkan peran penting dalam dunia identitas seorang pria &#13;
metroseksual. Sedikit berbeda dari hasrat yang dikemukakan oleh Lacan, bahwa &#13;
hasratIah pengendali identitas, maka dalam hal ini, identitas yang telah melekat &#13;
pada diri seseoranglah yang mengendalikan hasrat dan menjadikan simbol-simbol &#13;
identitas tersebut menjadi sebuah kebutuhan yang tidak terelakkan bagi seorang &#13;
pria dengan identitas maskulin yang modem.</note>
 <note type="statement of responsibility">Handaningtias, Uliviana Restu</note>
 <subject authority="">
  <topic>Secara sederhana, penelitian ini memperlihatkan ba</topic>
 </subject>
 <classification>302.23 Han m</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>302.23 Han m/P.13</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100700320</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.P.13)</sublocation>
    <shelfLocator>302.23 Han m/P.13</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32084</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 00:53:49</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-01-04 08:30:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>