Detail Cantuman

Image of Manajemen komunikasi pengurus koperasi (studi kasus manajemen komunikasi pada pengurus koperasi pegawai negeri guru-guru banjar utara)

 

Manajemen komunikasi pengurus koperasi (studi kasus manajemen komunikasi pada pengurus koperasi pegawai negeri guru-guru banjar utara)


Koperasi adalah organisasi yang berbasis ekonomi kerakyatan yang memiliki
kemampuan dalam memajukan perekonomian anggotanya dan menjadi soko ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100700270302.2 Saf m/R.21.159Perpustakaan Pusat (REF.159)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    302.2 Saf m/R.21.159
    Penerbit Magister Ilmu Komunikasi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii,;155 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    302.2 Saf m
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Koperasi adalah organisasi yang berbasis ekonomi kerakyatan yang memiliki
    kemampuan dalam memajukan perekonomian anggotanya dan menjadi soko guru
    perekonomian bangsa. Saat ini ban yak koperasi yang tumbuh lalu mati perlahan
    karena kurangnya kemampuan pengelolaan penggiatnya. Koperasi Guru-guru
    Banjar Utara adalah salah satu contoh koperasi yang mampu bertahan dan
    menunjukkan kemajuan termasuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
    Pengelolalan yang baik menjadi kunci keberhasilannya. Penelitian ini bertujuan
    untuk mengkaji manajemen komunikasi yang dilakukan pengurus KGBU.

    Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan
    pendekatan studi kasus. Studi kasus digunakan dalam penelitian ini karena
    penelitian ini memiliki suatu keunikan yaitu meneliti sebuah koperasi yang
    berprestasi di Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara
    mendalam dan observasi. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan konsep
    manajemen komunikasi dari Michael Kaye dan komunikasi organisasi. Untuk
    membeda kasusnya, peneliti menggunakan bberapa teori, diantaranya adalah
    interaksi simbolik dan teori koorientasi organisasi.

    HasiI penelitian menunjukkan bahwa pengurus KGB LJ mcndapatkan kepercayaan
    dari para anggotanya meskipun mereka berjalan tanpa adanya seorang manajer
    koperasi. Kepercayaan yang diraih dari kerja keras. dedikasi dan konsistensi
    pengurus dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya. Komunikasi di antara
    sesama pengurus dilakukan secara intensif sehingga mereka memiliki pemahaman
    dan pandangan yang sama dalam menjalankan tugasnya. Pengurus memaknai
    interaksi mereka dengan anggota adalah jalan untuk mencapai kompetensi
    komunikasi. Interaksi dilakukan dengan pendekatan personal dan juga
    organisasional. Interaksi interpersonal dilakukan untuk memperpendek jarak
    antara pengurus dan anggota sehingga dalam komunikasi melalui interaksi
    organisasional lebih mudah. Komunikasi interpersonal dilakukan dengan pesan
    verbal dan non verbal yang akrab melalui sapaan, sentuhan sosial-sopan, senda
    gurau, dl!. Komunikasi organisasional dilakukan berdasarkan peraturan dan aturan
    yang sudah disepakati bersama melalui forum formal, teguran, bahasa asertif dan
    penampilan. Program kerja yang ada di KGBU dapat dilaksanakan dengan baik
    oIeh segenap komponen yang ada.

    Dari hasil penelitian didapatkan bahwa manajemen komunikasi yang dilakukan
    pengurus KGBU dapat mencapai kompetensi. Kompetensi komunikasi inilah
    yang membawa sejumlah pencapaian dari meningkatnya kesejahteraan anggota,
    peningkatan jumlah anggota sampai diraihnya predikat sebagai koperasi
    berprestasi. Pengurus berhasil menjalankan tugasnya serta perannya dalam
    mengelola komunikasi di dalam KGBU.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi