<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="32038">
 <titleInfo>
  <title>identifilasi kandungan polifenol dan asam amino bebas serta analisis nutrisi dari biji kakao terfermentasi dengan optimasi suhu serta penambahan isolat Saccharomyces cereviciae, Lactobacillus plantarum, Acetobacter aceti, enzim bromelain dan sistem</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arizona, Dwiryani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Magister Statistika Terapan</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xxii,;117hlm,;29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak. Kakao merupakan salah satu hasil pertanian Indonesia yang cukup &#13;
potensial dalam menyumbang devisa negara. Indonesia berada di posisi ketiga &#13;
dunia sebagai produsen setelah Pantai Gading dan Ghana. Namun, karena &#13;
didominasi oleh biji tanpa fermentasi, maka kakao Indonesia terkena diskon &#13;
sebesar 10-15% di pasar intemasional. Biji kakao tanpa fermentasi akan bermutu &#13;
rendah karena tidak mempunyai prekursor cita rasa cokelat. Oleh karena itu, &#13;
untuk mendapatkan biji dengan kualitas tinggi dan memiliki cita rasa khas &#13;
cokelat, dibutuhkan metode fermentasi yang baik dan benar. Melihat hal tersebut &#13;
maka perlu dilakukan penelitian terobosan ilmiah untuk mencari proses &#13;
fermentasi biji kakao dengan waktu dan metode yang tepat untuk menghasillkan &#13;
kakao berkualitas baik. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh &#13;
variasi fermentasi dengan optimasi suhu dan penambahan S. cerevisiae, &#13;
L. plantarum, A. aceti, enzim bromelain, si stein secara eksogen terhadap &#13;
komponen nutrisi, asam amino bebas, dan polifenol penyusun biji kakao. Variasi &#13;
perlakuan yang dilakukan adalah biji kakao non fermentasi (A), fermentasi alami &#13;
(B), fermentasi dengan enzim bromelain pada hari ke-3 (C), fetmentasi dengan &#13;
inhibitor sistein pada hari ke-3 (D), fermentasi dengan S. cerevisiaepada hari ke- &#13;
0, L. plantarum pada hari ke-I, dan A. aceti pada hari ke-2 (E), fermentasi &#13;
dengan dengan S. cerevisiae pada hari ke-O, L. plantarum pada hari ke-l,dan A. &#13;
aceti pada hari ke-2, dan enzim bromelain pada hari ke-3 (F), dan ferrnentasi &#13;
dengan S. cerevisiae pada hari ke-O, L. plantarum pada hari ke-I, dan A. aceti &#13;
pada hari ke-Z, enzim bromelain dan inhibitor si stein pada hari ke-3 (0). &#13;
Fermentasi dllakukan selama empat dan lima hari. Biji kakao hasil fermentasi &#13;
dianalisis komponen nutrisinya meliputi kadar protein menggunakan metode &#13;
Kjeldahl, kadar lemak menggunakan metode Soxhlet, kadar air dengan rhetode &#13;
thermogravimetri, dan kadar karbohidrat dengan metode Antron, Kemudian &#13;
dilakukan pula analisis kandungan asam amino bebas dengan metode &#13;
kromatografi kertas dan KCKT, serta kandungan total polifenol metode Folin­ &#13;
Ciocalteu dan jenis polifenol dengan KCKT. Berdasarkan data yang diperoleh, &#13;
fermentasi termodifikasi dapat mempercepat lama fermentasi dari Iima hari &#13;
menjadi empat hari yang menghasilkan kadar protein perlakuan A: 15,31%; B: &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Arizona, Dwiryani</note>
 <subject authority="">
  <topic>Identifikasi Kandungan Polifenol dan Asam Amino Be</topic>
 </subject>
 <classification>572 Ari i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>572 Ari i/R.14.176</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001120700304</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REF.14.176)</sublocation>
    <shelfLocator>572 Ari i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>20%252Fscan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>32038</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 00:52:59</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-07-04 08:58:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>