Pengaruh pengawasan oleh tim teknis dinas olahraga dan pemuda provinsi Jawa Barat terhadap evektivitas kerja sarjana penggerak pembangunan di pedesaan (SP-3)
Program Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (SP-3) merupakan
program yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kepeloporan ...
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700302 531 Mur p Perpustakaan Pusat (REF.17.203) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 531 Mur p/R.17.203Penerbit Magister Ilmu Sosial Dan Politik : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xviii,;185 hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 531 Mur pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek -Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Mursalim, Siti Widharetno -
Program Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (SP-3) merupakan
program yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk meningkatkan kepeloporan
pemuda berkaitan dengan dua permasalahan yang ada di masyarakat yaitu
pembangunan perdesaaan dan persoalan kemiskinan dan juga pemuda
berpendidikan dan kemandirian. Dalam pelaksanaan program SP-3 terdapat
pennasalahan yang berkaitan dengan efektivitas kerja SP-3 diantaranya kehadiran
SP-3 di perdesaan tidak menyelesaikan masalah pembangunan dan persoalan
kemiskinan yang ada di desa. Hal ini tentunya berkaitan dengan bagaimana
pengawasan yang dilakukan oleh Tim Teknis Dinas Olahraga dan Pemuda
Provinsi Jawa Barat selaku pihak yang diberi kewenangan untuk mengawasai SP-
3.
Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode
penelitian eksplanasi. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui studi
kepustakaan dan studi lapangan (observasi, wawancara dan kuesioner). Adapun
populasi di dalam penelitian ini adalah SP-3 Angkatan XVI, XVII dan XVIII.
Berkaitan dengan jumlah populasi sebanyak 100 orang, maka teknik pengambilan
sampel yang digunakan adalah sensus, artinya keseluruhan dari populasi di teliti.
Sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisis data digunakan Structural
Equation Model (SEM).
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengawasan memiliki pengaruh yang
cukup terhadap efektivitas kerja SP-3 dimensi yang paling berpengaruh terhadap
efektivitas kerja, di urutan pertama adalah measure performance (mengukur
kinerja), se1anjutnya urutan kedua yang paling berpengaruh adalah compare
performance against standards (membandingkan kinerja dengan standar), urutan
~etiga adalah compare consider corrective action (menentukan kebutuhan akan
tindakan koreksi) dan dimensi yang paling kecil pengaruhnya terhadap efektivitas
adalah establish standards (menetapkan standar). Dari hasil penelitian diketahui
bahwa peran pengawas bagi SP-3 tidak cukup hanya sebatas watchdog, melainkan
juga menjadi konsultan yang dapat mendorong pengawasan untuk memberikan
rplai tambahnya secara optimal sehingga pengawasan berlangsung dinamis. -
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






