Penaksiran head count index menggunakan metode cokriging untuk desa hasil pemekaran wilayah (studi kasus: poverty mapping di provinsi gorontalo)
Penanggulangan kerniskinan rnerupakan target pembangunan yang
tertuang dalam Millennium Development Goals (MDGs). Program
-
Code CallNo Lokasi Ketersediaan 01001120700058 519.5 Cha p Perpustakaan Pusat (REF.14.22) Tersedia -
Perpustakaan Perpustakaan PusatJudul Seri -No. Panggil 519.5 Cha p/R.14.22Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung., 2012 Deskripsi Fisik xii,;72hlm,;29 cmBahasa IndonesiaISBN/ISSN -Klasifikasi 519.5 Cha pTipe Isi -Tipe Media -Tipe Pembawa -Edisi -Subyek Info Detil Spesifik -Pernyataan Tanggungjawab Chamami, Amiek -
Penanggulangan kerniskinan rnerupakan target pembangunan yang
tertuang dalam Millennium Development Goals (MDGs). Program
penanggulangan kemiskinan memerlukan data yang up to date dan data untuk
tingkat wilayah kecil. BPS memiliki data sensus, data survei dan data komunitas
dan belum memiliki data mengenai kemiskinan untuk wilayah kecil yang up to
date. Elbers, Lanjouw, and Lanjouw (ELL) Method merupakan salah satu metoda
statistik dalam lingkup Small Area Estimation (SAE) yang dapat digunakan untuk
menyediakan data sampai tingkat wilayah kecil dengan melibatkan ketiga data
tersebut dan menghasilkan salah satu ukuran kemiskinan yaitu Head Count
Index(HCI). Salah satu syarat untuk mendapatkan estimasi Hcr yang akurat
adalah data yang digunakan mempunyai referensi waktu survei yang sama. BPS
menghadapi kendala terkait dengan referensi waktu survei dari data dan adanya
pemekaran wilayah pada tingkat desa. BPS mengatasi kendala tersebut dengan
melakukan imputasi untuk desa hasil pemekaran wilayah dengan nilai desa induk
desa nilai rata-rata kecamatan. Penggunaan imputasi kurang tepat karena adanya
perubahan geografis, demografis dan sosial ekonomi akibat pemekaran wilayah.
Salah satu metoda statistik yang dapat digunakan untuk mengestimasi Hcr pada
wilayah kecil adalah cokriging. Cokriging melibatkan variabel utama, variabel
pengiring dan variabel spasial dalam proses estimasi. Variabel utama dalam
penelitian ini adalah persentase rumahtangga miskin tingkat desa (R TM),
variabel pengiringnya adalah persentase rumahtangga yang kepala
rumahtangganya bekerja di sektor informal (INFORMAL) dan variabel spasial
adalah jarak antar desa. Hasil estimasi menunjukkan standard error dengan
metode cokriging lebih rendah dibandingkan dengan metode imputasi.
4. Abstract
Fight hunger and poorness is one of development target that becomes one
target in the Millennium Development Goals (MD Gs). Fight poorness programme
need data which up to date and avaibility data in small area level. BPS have
census data, survey data and community data, and not yet owned data concerning
poorness in small area level. Elbers, Lanjouw and Lanjouw (ELL) Method
-
Tidak tersedia versi lain
-
Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.
//






