Detail Cantuman

Image of Deteksi Outlier pada fungsi transfer menggunkan metode Cook's Squared Distance, Dffits dan Dfbetas

 

Deteksi Outlier pada fungsi transfer menggunkan metode Cook's Squared Distance, Dffits dan Dfbetas


Fungsi transfer merupakan kasus khusus regresi linier yang diterapkan pada
data deret waktu. Hal ini disebabkan deret gangguan (noise) pada ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001100700088519.5 Kor d/R.14.45Perpustakaan Pusat (REF.14.45)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    519.5 Kor d/R.14.45
    Penerbit Magister Statistika Terapan : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xviii,; 82 hlm,;29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    519.5 Kor d
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Fungsi transfer merupakan kasus khusus regresi linier yang diterapkan pada
    data deret waktu. Hal ini disebabkan deret gangguan (noise) pada fungsi transfer
    diasumsikan sama seperti gangguan (error) pada model regresi linier, yaitu
    bersifat independent identically distributed mengikuti distribusi normal dengan
    rata-rata nol dan varians konstan. Perbedaannya bahwa variabel input, variabel
    output dan deret gangguan pada fungsi transfer mempunyai autokorelasi,
    sedangkan variabel prediktor, variabel respon dan error pada model regresi linier
    tidak berautokorelasi. Oleh karena itu pada model fungsi transfer hams dilakukan
    pemutihan deret (pre-whitening) untuk menghilangkan pola yang ada.

    Berdasarkan asumsi tersebut, maka pada penelitian ini diterapkan metode
    deteksi outIier menggunakan Cook' Squared Distance, DFFITS dan DFBETAS
    pada fungsi transfer. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kelayakan
    penerapan ketiga metode tersebut pada fungsi transfer. Data yang digunakan
    adalah data skunder yang bersumber dari Bank Indonesia sejak Januari 2001
    sampai Maret 2010. Metode Analisis yang digunakan adalah identifikasi model
    ARIMA (p,d,q) dan pembentukan model fungsi transfer. Selanjutnya dari model
    fungsi transfer yang diperoleh dilakukan deteksi outIier menggunakan Cook's
    Squared Distance, DFFITS dan DFBETAS. Hasil penelitian menunjukan bahwa
    metode DFFITS dan DFBETAS lebih layak diterapkan pada model fungsi transfer
    bila dibandingkan metode Cook's Squared Distance.

    Abstract

    Transfer function is a special case of linear regression which it is applied in
    time series analysis, because the noise in transfer function has a same
    assumption with error on linear regression models,' both of them have an
    independent identically distributed, i.e. normal distribution with zerro mean and
    constant variance. The difference is the input variable, output variable and the

    IV

    noise on transfer function model have autocorrelation, while the predictor
    variable, response variable and error in linear regression didn't have an
    autocorrelation. Therefore, the pre-whitening of transfer function must be made
    to remove the existing pattern.

    Based on those assumptions, the outlier detection method using the Cook's
    Squared Distance, DFFITS and DFBETAS to the transfer function are applied to
    this study. The purpose of this study was to measure the feasibility of applying
    those methods on the transfer function. The data used in this study are secondary
    data obtained from the Bank Indonesia since January 2001 to March 2010. The
    analysis methods used the identification of ARIMA (p,d,q) and the transfer
    function models. Furthermore, the transfer function model can be detect on
    outlier using the Cook's Squared Distance, DFFITS and DFBETAS. So it can be
    concluded that the DFFITS and DFBETAS are more feasible to be applied on
    transfer function than the Cook's Squared Distance.

  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi