Detail Cantuman

Image of Soeda berita: surat kabar mingguan pertama modal milik pribumi (1903-1904)

 

Soeda berita: surat kabar mingguan pertama modal milik pribumi (1903-1904)


Tesis ini membahas perjuangan Raden Mas Tirto Adhi Suryo (TAS) dalam
upaya mencerdaskan masyarakat pribumi melalui penerbitan surat kabar ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001140700116959.8 Yun s/R.18.225Perpustakaan Pusat (REF.18.225)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    959.8 Yun s/R.18.225
    Penerbit Magister Psikologi : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    xiii, 141 hlm. ; il. ; 29 cm
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    959.8 yun s
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tesis ini membahas perjuangan Raden Mas Tirto Adhi Suryo (TAS) dalam
    upaya mencerdaskan masyarakat pribumi melalui penerbitan surat kabar "Soenda Beritd".
    Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh surat kabar "Soenda Berita" terhadap
    masyarakat dan yang mengilhami semangat perjuangan kaum pribumi melawan kebodohan,
    ketertindasan dan kolonialisme. Surat kabar ini didirikan oleh Raden Mas Tirto Adhi Suryo
    di Cianjur pada 1903, dan merupakan cikal bakal dari pers nasional. Dalam penerbitannya,
    "Soenda Berita ", menggunakan bahasa Melayu dan merupakan surat kabar pribumi pertama
    yang dibiayai, dikelola dan diisi oleh kabanyakan tenaga pribumi sendiri. Metode yang
    digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri dari em pat tahapan, yaitu
    heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Penelitian ini menggunakan analisis
    pendekatan framing, yaitu dengan merekontruksi dan menganalisis bagaimana seorang
    wartawan membuat tulisan atau berita pada surat kabar "Soenda Beritd". Hasil dari
    rekontruksi terhadap surat kabar "Soenda Berita" dapat diketahui bahwa "Soenda Berita"
    banyak mempengaruhi dan mengubah jalan pikiran para priayi, pedagang, para pembesar
    seperti sultan, pangeran, bupati dan lain-lain melawan kebodohan, ketertindasan dan
    membawa masyarakat memasuki ke dalam zaman kemajuan.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi