Detail Cantuman

Image of IDEATIONAL METAPHOR IN POLITICAL SPEECH : A SYSTEMIC FUNCTIONAL ANALYSIS

 

IDEATIONAL METAPHOR IN POLITICAL SPEECH : A SYSTEMIC FUNCTIONAL ANALYSIS


Tesis ini berjudul " "Ideational Metaphor in Political Speech: A systemic Functional
Analysis':" bertujuan untuk mengetahui cara metafora ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01001130700318420 Suh iPerpustakaan Pusat (REF.18.202)Tersedia
  • Perpustakaan
    Perpustakaan Pusat
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    420 Suh i
    Penerbit MAGISTER ILMU BUDAYA : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    x, 104 hlm. ; ill. ; 29 cm.
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    NONE
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    -
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Tesis ini berjudul " "Ideational Metaphor in Political Speech: A systemic Functional
    Analysis':" bertujuan untuk mengetahui cara metafora ideasional direalisasikan dalam
    pidato politik: Ruang lingkup penelitian ini mencakup penggunaan bermacam-macam
    proses yang digunakan dalam kalimat yang mengandung metafora ideasional teks
    pidato politik Penelitian ini mengarah pada investigasi terhadap cara struktur
    gramatikal metafora gramatikal ditransfer baik dalam struktur yang sebangun
    (congruent) atau yang tidak sebangun (incongruent) yang _ dipakai pada bermacam­
    macam moda ungkapan. Dilanjutkan dengan penelusuran Konfigurasi semantik
    metafora ideasional yang dilakukan berdasarkan analisis kesesuaian .{congruence
    analysis). Terkait dengan penelitian tersebut, tiga langkah analisis yang dilakukan dalam
    penelitian ini terdiri dari tahap identifikasi metafora, analisis metafora, dan interpretasi
    metafora. Aanalisis tersebut dilakukan sesuai dengan teori-teori dasar ten tang metafora
    gramatikal yang mengacu pada teorinya Halliday, Mathiesen, dan Thompson, dan
    beberapa tinjauan teoritis pendukung dari Downing dan Locke, dan Eggins, serta
    beberapa teori metafora secara umum.

    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis proses yang ditemukan dalam penelitian
    ini hampir mencakup semua jenis proses yang ada dan telah yang terbahas dalam
    tinjauan teoritis, yaitu: Proses Material, Mental, Verbal, dan Proses Relational. Proses
    Behavioural dan Proses eksistensial tidak ditemukan di bawah asumsi bahwa jenis-jenis
    proses tersebut menunjukan relevansi yang cukup rendali terhadap terjadinya proses
    nominalisasi dan metafora lexical (metaphorical wording). Namun, pola transfer
    gramatikal dalam metafora lexical dan nominalisasi menunjukkan bahwa Proses Material
    lebih dominan dibandingkan dengan jenis proses yang lain dengan pola transfer
    gramatikal berpindah dari proses material ke proses material lagi, proses material ke
    proses mental, proses material ke proses relasional, dan proses relasional ke proses
    material. Ini berarti bahwa berlaku pola tertentu di mana pola transfer tersebut
    mempunyai fleksibilitas yang cukup tinggi untuk berpindali status gramatikalnya. Terkait
    dengan makna metafora, hasil analisis kesesuaian menunjukkan bahwa ada fungsi
    semantis yang sentral dari salah satu elemen klausa yang sekaligus berfungsi sebagai inti
    dari metafora lexical.
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi