<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="31773">
 <titleInfo>
  <title>Status kepemilikan tanah permukiman baru bagi pengungsi pasca konflik di tinjau dari undang-undang No. 5 Th. 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maspaitella, Yansi Wanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Pasca Hukum</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xiiii,;141 hlm,;29,5 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
STATUS KEPEMILIKAN TANAH PERMUKIMAN BARU BAGI&#13;
PENGUNGSI PASCA KONFLIK DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG&#13;
NOMOR 5 TAHUN 1960 TENTANG PERATURAN DASAR POKOK &#13;
POKOK AGRARIA&#13;
Konflik sosial dalam tingkatan tertentu membawa dampak yang multidimensional. Salah satu dampak konflik sosial, pada level masyarakat, adalah terbentuknya komunitas pengungsi yang terpaksa keluar dari lingkungan tempat tinggalnya. Penelitian ini mempersoalkan mengenai kepemilikan hak atas tanah permukiman baru pengungsi pasca konflik yang dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman mengenai status kepemilikan tanah pengungsi Kayu Tiga dan Kahena, Kecamatan Sirimau pasca konflik di Kota Ambon dikaitannya dengan UUPA, serta untuk menemukan upaya perlindungan hukum terhadap masyarakat pengungsi Kayu Tiga dan Kahena terhadap ketidakjelasan Bukti Hak Atas Tanah dalam kaitannya dengan UUPA.&#13;
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian bersifat deskriptif analistis yaitu memberikan gambaran yang menyeluruh dan sistematis tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku secara menyeluruh dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan menitikberatkan pada penelitian kepustakaan ditambah penelitian lapangan yang hasilnya dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif normatif.&#13;
Hash penelitian menunjukkan bahwa, masyarakat korban konflik di Kota Ambon yang dimukimkan oleh pemerintah melalui program penanggulangan pengungsi tidak memiliki sertifikat hak atas tanah yang ditempatinya. Masyarakat tentu tidak menginginkan konflik baru karena ketidakjelasan kepemilikan tanah tersebut.&#13;
vi&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Maspaitella, Yansi Wanda</note>
 <subject authority="">
  <topic>pokok agraria</topic>
 </subject>
 <classification>346.046</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>346.046 Mas s</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100700207</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (REf.11.190)</sublocation>
    <shelfLocator>346.046 Mas s</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>scan0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>31773</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 00:48:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-15 09:45:15</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>