<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="31674">
 <titleInfo>
  <title>Pengalihan kaveling tanah matang tanpa bangunan oleh perusahaan pembangunan perumahan dan pemukiman ditinjau dari undang-undang No. 4 Th. 1992 tenang perumahan dan pemukiman</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sairi, Mochamad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bandung</placeTerm>
   <publisher>Program Magister Kenotariatan F. Hukum Unpad</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd"></form>
  <extent>xii, 116 hlm. Ilus ; 29 cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pembangunan perumahan dan permukiman sebagai bagian dari pembangunan nasional erat kaitannya dengan dua hal yang sangat penting dalam kedidupan manusia, yaitu tanah dan rumah. Karena dalam kehidupan manusia akan selalu membutuhkan tanah dan rumah sebagai tempat tinggal. Ketentuan yang mengatur mengenai perumahan dan permukiman adalah Undang-undang Nomor 4 Tahun 1992 Tentang Perumahan dan Permukiman serta peraturan pelaksanaannya. Dalam membangun perumahan dan permukiman suatu badan usaha yang bergerak dibidang pembangunan perumahan dilarang mengalihkan kaveling tanah matang tanpa rumah, hal ini telah secara tegas diatur dalam ketentuan undang-undang perumahan dan permukiman bahkan disertai sanksi yang cukup tegas bagi badan usaha yang melakukan pelanggaran terhadap la.rangan pengalihan kaveling tanah matang tersebut. Tetap berlangsungnya praktik pengalihan kaveling tanah marang tanpa rumah menunjukan masih lemahnya penegakan hukum dan pengawasan terhadap penerapan larangan pengalihan kaveling tanah matang tanpa rumah, sedangkan di sisi lain masyarakat yang memerfukan rumah sebagai tempat tinggal membutuhkan kepastian hukum dan perlindungan hukum atas tanah yang telah dimilikinya meskipun belum ada rumah di atas tanah tersebut.&#13;
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Pengumpulan data dan informasi diperoleh dari penelitian kepustakaan dan wawancara, Untuk menganalisis data dan menarik kesimpulan penelitian, digunakan metode analisis normatif kualitatif.&#13;
Hasil penelitian menunjukan bahwa sampai saat ini masih terjadi&#13;
pelanggaran terhadap ketentuan larangan pengalihan kaveling tanah matang tanpa rumah. Belum adanya ketentuan pelaksanaan mengenai pengawasan dan penerapan sanksi terhadap badan usaha yang melakukan pelanggaran merupakan salah satu faktor belum efektifnya pelaksanaan penegakan hukum dibidang perumahan dan permukiman yang berkaitan dengan larangan pengalihan kaveling tanah matang.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Sairi, Mochamad</note>
 <subject authority="">
  <topic>Pengalihan Kaveling</topic>
 </subject>
 <classification>346.043 Sai p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Padjadjaran Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi</physicalLocation>
  <shelfLocator>346.043 Sai p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">01001100700247</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>346.043 Sai p/R.11.139</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Mochamad_Sairi0001.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>31674</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-02 00:46:52</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-05-23 15:14:02</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>