Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Deteksi Gen Resistensi Kloramfenikol Pada Staphylococcus Aureus Isolat Klinik Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR)


Staphylococcus aureus adalah bakteri Gram positif berbentuk kokus, merupakan mikroflora normal pada tubuh manusia yang dapat berubah menjadi patogen ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    01021061000168Tersedia
  • Perpustakaan
    Fakultas Farmasi
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    1833
    Penerbit : .,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    1833
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    NULL
    Subyek

    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • Staphylococcus aureus adalah bakteri Gram positif berbentuk kokus, merupakan mikroflora normal pada tubuh manusia yang dapat berubah menjadi patogen jika jumlahnya meningkat. S. aureus patogen dapat menghasilkan eksotoksin yang menyebabkan berbagai macam infeksi, terutama infeksi pada luka. Kloramfenikol merupakan salah satu obat pilihan yang digunakan untuk mengatasi penyakit infeksi tersebut. Namun akhir-akhir ini telah banyak ditemukan kasus resistensi S. aureus terhadap kloramfenikol yang diduga disebabkan oleh gen cat, sehingga penggunaan antibiotik ini sudah jarang digunakan.
    Telah dilakukan penelitian mengenai keberadaan gen resistensi kloramfenikol pada bakteri S. aureus dari isolat klinik menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Sampel diperoleh dari cairan tubuh pasien yang mengalami infeksi di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Sampel diidentifikasi, diisolasi, dan dimurnikan untuk mendapatkan koloni S. aureus murni yang akan diuji resistensinya secara mikrobiologi menggunakan cakram kloramfenikol 30
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi