Detail Cantuman

No image available for this title

Text  

Fitoekstraksi Logam Berat Dalam Air Lindi Tpa Dengan Menggunakan Tanaman Akar Wangi (Chryzophogon Zizanioides L.Roberty) Sistem Hidroponik


ABSTRAK



Air lindi bersifat toksik sehingga dapat mencemari lingkungan. Salah satu metode pengolahan air lindi yang ...

  • CodeCallNoLokasiKetersediaan
    MB774MB774Perpustakaan Sekolah Pascasarjana (2)Tersedia
  • Perpustakaan
    Sekolah Pascasarjana
    Judul Seri
    -
    No. Panggil
    MB774
    Penerbit : Bandung.,
    Deskripsi Fisik
    -
    Bahasa
    Indonesia
    ISBN/ISSN
    -
    Klasifikasi
    MB774
    Tipe Isi
    -
    Tipe Media
    -
    Tipe Pembawa
    -
    Edisi
    -
    Subyek
    Info Detil Spesifik
    -
    Pernyataan Tanggungjawab
  • ABSTRAK



    Air lindi bersifat toksik sehingga dapat mencemari lingkungan. Salah satu metode pengolahan air lindi yang ramah lingkungan dengan menggunakan fitoremediasi. Fitoremediasi adalah teknik remediasi dengan menggunakan tanaman untuk mengolah limbah. Dalam eksperimen ini, tanaman yang digunakan adalah tanaman Akar Wangi Chryzophogon zizanioides L.Roberty. Tanaman Akar Wangi bersifat hyperakumulatif, yang dapat mengekstrak logam dari lingkungan. Tanaman Vetiver dapat menyisihkan beban pencemar dari air lindi, meskipun belum memenuhi ambang batas Peranturan Pemerintah yang diperkenankan untuk dibuang ke lingkungan. Untuk dapat bekerja secara efektif tanaman Vetiver ditumbuhkan dalam medium 25% air lindi, sehingga dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah, penerapan penanaman Akar Wangi sistem lahan basah terapung (Floating wetlands) sebaiknya dilakukan pada akhir tahap pengolahan, setelah beban pencemar air lindi sudah tereduksi sedemikian rupa sehingga tanaman mampu tumbuh di dalam air lindi. Pada pelakuan ini dilakukan penyisihan logam berat Al, Fe, Mg, Mn dan Pb, sehingga dari hasil analisa tanaman Vetiver dapat mengakumulasi logam berat kedalam bagian tanaman selama masa percobaan. Penambahan agen pengkelat (Chelating Agent) EDTA dapat meningkatkan proses absorpsi logam kedalam jaringan tanaman. Penambahan konsorsium mikroba tidak meningkatkan kemampuan Vetiver, dikarenakan mikroba yang dipergunakan juga dapat mengabsorpsi logam berat dari lingkungan sehingga dalam perlakuan tersebut konsorsium mikroba bekerja bersama tanaman Vetiver untuk mengekstrak logam berat dari lingkungan.

    Kata Kunci : Air Lindi, Logam Berat, Fitoekstraksi, Chryzophogon zizanioides, Lahan Basah Terapung
  • Tidak tersedia versi lain

  • Silakan login dahulu untuk melihat atau memberi komentar.


//

Informasi